
Pekerja berdiri di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, beberapa waktu lalu. (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis sore ditutup menguat ditopang oleh pelaku pasar yang merespon keputusan Bank Indonesia (BI) untuk mempertahankan suku bunga acuan(BI-Rate) tetap di level 5,75 persen.
IHSG ditutup menguat 59,54 poin atau 1,12 persen ke posisi 5.387,90. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 8,81 poin atau 1,64 persen ke posisi 544,57.
"IHSG menguat ditopang oleh keputusan BI untuk mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75 persen selama empat bulan berturut-turut, sekaligus menaikkan suku bunga deposit facility sebesar 25 basis poin guna mendukung stabilitas Rupiah,” ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus alias Nico dalam kajiannya di Jakarta, Kamis.
Nico mengatakan BI juga secara bertahap menurunkan rasio giro wajib minimum (GWM) mulai 1 November 2026, yang ditujukan untuk menambah likuiditas sekitar Rp190 triliun ke dalam sistem perbankan.
Baca Juga:Dibuka Melemah, IHSG Kembali Menguat di Tengah Pasar Cermati Perkembangan Regulasi dan MSCI
Namun demikian, Nico mengatakan penguatan IHSG dibatasi oleh pernyataan Presiden Prabowo Subainto yang mengkritik usulan MSCI untuk mengeluarkan Indonesia dari kategori pasar negara berkembang (Emerging Market) dan mengklasifikasikannya sebagai pasar mandiri (Standalone Market).
Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia tidak akan gentar menghadapi rencana tersebut.
Dari mancanegara, sentimen pasar tertekan oleh kenaikan harga minyak mentah setelah serangan mematikan terhadap ladang minyak di Arab Saudi, yang meningkatkan ketegangan geopolitik di Timur Tengah serta memperburuk kekhawatiran inflasi.
Sementara itu, bursa kawasan Asia didominasi oleh pelemahan di tengah kembali meningkatnya tekanan jual pada saham teknologi dan kecerdasan buatan (AI), yang dipicu oleh kekhawatiran berkelanjutan terhadap keberlanjutan besarnya investasi di sektor AI.
Dibuka melemah, IHSG bergerak ke teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sepuluh sektor menguat yaitu dipimpin sektor energi yang menguat 1,88 persen, diikuti oleh sektor transportasi & logistik dan sektor infrastruktur yang naik masing-masing sebesar 1,64 persen dan 1,28 persen.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Prediksi Skor Madura United vs Arema FC: Pertarungan Seru Ze Gomes dan Andre Caldas
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Prediksi Skor Toulouse vs Strasbourg: Les Violets Berusaha Akhiri Paceklik Gol di Kandang
Prediksi Skor Cagliari vs Frosinone: Canarini Bidik Akhiri Kutukan 13 Tahun
Prediksi Skor PSIM Yogyakarta vs Dewa United: Banten Warriors Curi Kemenangan di Sultan Agung
Kamera Pengintai Identifikasi 19 Macan Tutul Jawa Beserta Rantai Makanannya di TNBTS

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022