
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (16/10/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu sore ditutup menguat didorong oleh langkah-langkah regulator pasar modal Indonesia yang berupaya memulihkan kepercayaan investor.
IHSG ditutup menguat 49,47 poin atau 0,94 persen ke posisi 5.328,36. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 5,41 poin atau 1,02 persen ke posisi 535,76.
Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas, Maximilianus Nico Demus mengatakan langkah untuk memulihkan kepercayaan pasar dilakukan dengan melakukan penyesuaian terhadap saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi, serta peningkatan keterbukaan informasi mengenai afiliasi pemegang saham.
Selain itu, kata Nico, sentimen juga didorong oleh keputusan Bank Indonesia (BI) yang mempertahankan BI-Rate tetap di level yang sama 5,75 persen atau sesuai ekspektasi pasar.
Melalui Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bulanan periode Oktober 2026, BI memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate di level 5,75 persen. Namun, suku bunga deposit facility diputuskan untuk naik sebesar 25 basis poin (bps) menjadi 5 persen, sementara suku bunga lending facility diputuskan untuk tetap pada 6,5 persen.
Dibuka menguat, IHSG bergerak ke teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG berbalik ke zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, delapan sektor menguat yaitu dipimpin sektor kesehatan yang menguat 3,64 persen, diikuti oleh sektor barang konsumen non primer dan sektor barang konsumen primer yang naik masing-masing sebesar 1,39 persen dan 1,34 persen.
Sedangkan tiga sektor melemah yaitu sektor teknologi turun paling dalam 1,07 persen, diikuti oleh sektor industri dan sektor transportasi & logistik yang turun masing-masing sebesar 0,91 persen dan 0,31 persen.
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu STRK, SOLA, IPTV, SOHO, dan BUKK. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni AMMS, PGJO, LUCY, ATAP, dan SINI.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1,81 juta kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 32,85 miliar lembar saham senilai Rp17,72 triliun. Sebanyak 384 saham naik, 328 saham menurun, dan 251 tidak bergerak nilainya
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Matheus Lagoa Segera Bela Persebaya Surabaya, Cedera Betis Pulih, 30 Gol Jadi Modal
5 Cara Menemukan Jodoh Bagi Orang Introvert Yang Tidak Suka Bersosialisasi
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri
Prediksi Al Ittihad vs Al Ain di ACL Elite, Tuan Rumah Lebih Diunggulkan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022