Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 20 Oktober 2026 | 19.38 WIB

Dua Tahun Prabowo-Gibran: Kopdes Merah Putih, Program Unggulan yang Tak Lepas dari Masalah

Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan saat memimpin rapat koordinasi terbatas Kopdes Merah Putih di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Rabu (14/10). (Dimas Choirul/ JawaPos.com) - Image

Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan saat memimpin rapat koordinasi terbatas Kopdes Merah Putih di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Rabu (14/10). (Dimas Choirul/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih menjadi salah satu agenda besar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk memperkuat ekonomi desa. 

Namun, setelah dua tahun pemerintahan berjalan, keberhasilan program ini tidak cukup diukur dari jumlah gedung dan gerai yang dibangun. Kemampuan koperasi menjalankan usaha, menghasilkan transaksi, serta memberi manfaat kepada anggota dan masyarakat menjadi pekerjaan yang perlu dituntaskan.

Terbaru, Pemerintah terus mempercepat pembangunan infrastruktur Kopdes Merah Putih. Data Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Pangan mencatat pembangunan fisik 26.569 unit telah rampung 100 persen. Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya membentuk jaringan distribusi kebutuhan pokok sekaligus membuka akses pemasaran bagi produk lokal di tingkat desa.

Namun, rampungnya bangunan belum otomatis membuat seluruh koperasi siap menjalankan kegiatan usaha. Pemerintah masih harus memastikan ketersediaan pengelola, pasokan barang, sarana pendukung, hingga kemitraan dengan pihak yang terlibat dalam operasional koperasi.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengatakan pemerintah kini tengah melakukan pemantauan terhadap sekitar 10.070 koperasi untuk memastikan kesiapan di lapangan per 15 Oktober 2026.

"Kita ingin memastikan barang dan sarana operasional sudah tersedia. Kalau belum kita cari tahu apa masalahnya," kata Menko Pangan Zulkifli Hasan saat Rapat Koordinasi Terbaras Kopdes Merah Putih di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Rabu (14/10) lalu.

Kondisi tersebut memperlihatkan bahwa pembangunan fisik dan kesiapan bisnis merupakan dua pekerjaan berbeda. Gedung yang selesai dibangun menjadi modal awal, sedangkan keberlanjutan usaha ditentukan oleh kemampuan koperasi mengelola stok, melayani konsumen, membangun kemitraan, dan menghasilkan pendapatan.

Investasi Besar, Tantangan Operasional

Pembangunan gerai dan fasilitas Kopdes Merah Putih melalui PT Agrinas Pangan Nusantara menjadi salah satu komponen utama program ini. Pemerintah menyampaikan pembangunan fisik tersebut menggunakan anggaran sekitar Rp3 miliar per koperasi. 

Meski sudah selesai pembangunan 28.402 unit Kopdes, namun yang mulai operasional baru 10.070. Pemerintah ingin menargetkan 35.000 Kopdes Merah Putih hingga akhir tahun ini.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore