Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 20 Oktober 2026 | 01.30 WIB

BEI Siapkan 2 Jurus Baru Usai Pengumuman MSCI, Saham HSC Bakal Keluar dari IHSG

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik. (ANTARA) - Image

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik. (ANTARA)

JawaPos.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) menyiapkan dua inisiatif baru untuk memperkuat transparansi dan integritas pasar modal Indonesia setelah pengumuman terbaru Morgan Stanley Capital International (MSCI). Sebagaimana diketahui, jajaran direksi BEI baru melakukan pertemuan dengan MSC secara daring untuk membahas perkembangan bursa saham di Indonesia.

Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik mengatakan keputusan tersebut dilakukan setelah sebelumnya BEI menyampaikan empat inisiatif untuk mendorong transparansi di bursa saham Indonesia.

“Setelah empat inisiatif yang sudah pernah kita selesaikan, yaitu disclosure nama pemegang saham 1 persen, penyampaian data investor yang granular (lebih detail), kemudian peningkatan ketentuan free float, serta pengumuman high shareholding concentration,” ujar Jeffrey saat ditemui di Kantor BEI, Jakarta pada Senin (19/10).

Ia mengatakan salah satu kebijakan yang disiapkan adalah mengeluarkan seluruh saham yang masuk kategori high shareholding concentration (HSC) dari perhitungan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Jeffrey menegaskan kebijakan tersebut bukan berarti saham-saham terkait akan dihapus dari pencatatan bursa atau delisting. Saham tersebut tetap dapat diperdagangkan, tetapi pergerakan harganya tidak lagi memengaruhi pergerakan IHSG.

“Bukan delisting, tetapi tidak diperhitungkan di dalam perhitungan IHSG,” ujarnya.

Ia mengatakan langkah tersebut bertujuan memberikan gambaran pergerakan IHSG yang lebih wajar. Mengingat saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi dinilai memiliki potensi risiko terhadap integritas indeks.

Ia menyebut saham-saham dalam kategori HSC saat ini mencakup sekitar 18 persen dari keseluruhan IHSG. Namun, ia belum merinci daftar saham yang akan terdampak kebijakan tersebut. Sebelumnya, saham-saham dalam kategori HSC telah dikeluarkan dari sejumlah indeks unggulan BEI, seperti IDX30, LQ45, dan IDX80.

“Untuk memberikan gambaran pergerakan IHSG yang lebih wajar, karena seperti kita ketahui bahwa ada potensi risiko dalam saham-saham di dalam high shareholding concentration. Oleh karena itu, untuk memberikan gambaran yang lebih wajar dari IHSG, kami akan mengeluarkan seluruh saham dalam HSC dari IHSG,” jelasnya.

Editor: Diar Candra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore