Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 16 Oktober 2026 | 15.41 WIB

MSCI Buka Peluang Turunkan Status Pasar Saham Indonesia Jadi Standalone Market

Pasar saham di Bursa Efek Indonesia. (Dok JawaPos.com) - Image

Pasar saham di Bursa Efek Indonesia. (Dok JawaPos.com)

JawaPos.com - Morgan Stanley Capital International (MSCI) membuka peluang untuk merubah klasifikasi pasar saham di Indonesia dari Emerging Market atau pasar berkembang menjadi Standalone Market atau pasar mandiri.

Dalam pengumumannya, MSCI menyatakan bahwa keputusan tersebut didasarkan pada kekhawatiran pelaku pasar terhadap kelayakan investasi di pasar saham Indonesia.

Sejumlah persoalan yang menjadi sorotan antara lain ketidakjelasan struktur kepemilikan saham dan dugaan praktik perdagangan terkoordinasi.

“MSCI akan mengumumkan keputusan final paling lambat pada akhir Juni 2027 dan dapat memberikan pembaruan sementara mengenai tanggapan pelaku pasar selama periode konsultasi,” tulis MSCI dikutip, Jumat (16/10).

MSCI menjelaskan, dalam Tinjauan Klasifikasi Pasar Juni 2026, pelaku pasar telah menyampaikan kekhawatiran signifikan mengenai kondisi pasar saham Indonesia.

Meski otoritas Indonesia telah mengumumkan sejumlah reformasi, investor institusional menilai implementasi kebijakan tersebut perlu dilakukan secara konsisten.

Sejumlah reformasi yang telah diumumkan mencakup peningkatan keterbukaan informasi pemegang saham dengan kepemilikan di atas 1 persen, pengungkapan klasifikasi investor secara lebih terperinci, serta pelaporan High Shareholding Concentration (HSC) atau konsentrasi kepemilikan saham tinggi.

Selain itu, otoritas Indonesia juga menyiapkan peta jalan untuk menerapkan persyaratan minimum free float sebesar 15 persen.

Namun, MSCI menilai masih diperlukan bukti bahwa berbagai kebijakan tersebut memberikan dampak nyata dan berkelanjutan terhadap tata kelola serta fungsi pasar.

“Jika kemajuan yang memadai belum terlihat hingga Tinjauan Indeks November 2026, pihaknya akan mempertimbangkan untuk memulai konsultasi mengenai perubahan klasifikasi pasar Indonesia,” tulisnya.

Editor: Dony Lesmana Eko Putra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore