Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 9 Oktober 2026 | 22.44 WIB

Kemenkeu Pangkas Anggaran BGN Rp 38 Triliun, jadi Rp 229 Triliun 

Sejumlah koalisi masyarakat sipil yang tergabung dalam Makan Bergizi Gratis (MBG) Watch menyegel Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (10/6) siang (Dok Dimas Choirul/Jawapos.com) - Image

Sejumlah koalisi masyarakat sipil yang tergabung dalam Makan Bergizi Gratis (MBG) Watch menyegel Kantor Badan Gizi Nasional (BGN) Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (10/6) siang (Dok Dimas Choirul/Jawapos.com)

JawaPos.com - Kementerian Keuangan (Kemenkeu), memangkas anggaran Badan Gizi Nasional (BGN) sebesar Rp 38 triliun dari pagu anggaran yang ditetapkan sebesar Rp 268 triliun.

Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu, Sudarto, mengatakan anggaran BGN yang tercatat di dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) tahun 2026 sebesar Rp 268 triliun. Namun, anggaran tersebut mengalami sejumlah penyesuaian seiring dengan berbagai efisiensi yang dilakukan oleh BGN.

“Kemudian terkait dengan efisiensi BGN, mungkin bisa kami sampaikan bahwa awal tahun DIPA pagu anggaran dari BGN itu adalah 268 triliun. Pagu efektifnya menjadi 229 triliun, artinya sudah sekitar, 38 triliun sudah terjadi efisiensi,” ujar Sudarto dalam Konferensi pers APBN KiTa di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Jumat (9/10).

Ia mengatakan, pemerintah tetap mendukung berbagai langkah perbaikan yang dilakukan BGN. Menurutnya, fokus pemerintah bukan sekadar menghemat anggaran, melainkan memastikan program yang dijalankan BGN dapat mencapai target dan memberikan hasil sesuai harapan.

“Fokusnya tentunya tidak sekadar efisiensi tapi lebih ke arah bagaimana program pemerintah yang sangat baik tersebut bisa mencapai target dan outcome yang diharapkan,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu), Suahasil Nazara, mengatakan realisasi belanja untuk Program Prioritas Makan Bergizi Gratis (MBG) sampai dengan akhir September 2026 mencapai Rp 153,2 triliun.

Ia mengatakan, realisasi anggaran tersebut telah dinikmati oleh sebanyak 57 juta penerima dan untuk mengoperasikan sebanyak 27.485 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

“Khusus program makan bergizi gratis, 57 juta penerima akhir September, Rp153,2 triliun (realisasi),” ujar Suahasil.

Editor: Kuswandi
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore