
Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti (kiri) bersama Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara (kanan), dalam konferensi pers, Kamis (24/9). (dok. Biro Humas Kemenkeu)
JawaPos.com - Bank Indonesia (BI) bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyiapkan lima pilar sinergi kebijakan untuk menjaga pertumbuhan ekonomi dan memperkuat stabilitas perekonomian nasional di tengah ketidakpastian global.
Gubernur BI, Destry Damayanti, mengatakan lima pilar tersebut mencakup optimalisasi kebijakan fiskal dan moneter, penguatan sektor eksternal, kecukupan likuiditas, pengendalian inflasi, serta pendalaman pasar keuangan.
Ia menyebut, pilar pertama terkait dengan bagaimana menjaga momentum pertumbuhan ekonomi melalui optimalisasi instrumen kebijakan fiskal dan moneter yang kita miliki.
“Maka tadi disampaikan oleh Pak Menteri bagaimana BI kemarin dengan kebijakan yang kami keluarkan di RDG bulanan September ini dan sangat mengapresiasi apa yang kita lakukan,” ujar Destry dalam konferensi pers di Kantor BI, Jakarta, Kamis (25/9).
Destry mengatakan, pilar kedua adalah sinergi dalam memperkuat ketahanan sektor eksternal di tengah gejolak global, baik dari sisi perdagangan internasional maupun aliran modal asing.
Penguatan dilakukan dari sisi perdagangan internasional serta upaya mendorong masuknya aliran modal asing ke pasar domestik.
Destry mengatakan, BI juga menyinergikan kebijakan pemberian insentif biaya hedging bagi dana asing yang masuk ke pasar domestik. Insentif tersebut dapat digunakan untuk berbagai instrumen investasi.
"Untuk mendorong masuknya aliran modal asing, kita coba sinergikan termasuk kebijakan kita terkait insentif yang kita berikan untuk biaya hedging untuk dana yang masuk ke asing dan asing yang masuk ke pasar domestik kita," ujarnya.
Adapun underlying untuk transaksi tersebut mencakup pembelian Surat Berharga Negara (SBN), Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI), saham, hingga pinjaman luar negeri.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022