
Ilustrasi pedagang cabai. (Istimewa)
JawaPos.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat harga cabai rawit dan cabai merah mengalami kenaikan di ratusan kabupaten/kota pada minggu ketiga September 2026.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan, kenaikan harga cabai rawit terus meluas selama empat minggu terakhir.
Jumlah kabupaten/kota yang mengalami kenaikan harga cabai rawit mencapai 265 kabupaten/kota atau sekitar 73,61 persen.
"Kenaikannya seperti anak tangga, yaitu naik terus mulai dari mulai minggu keempat di bulan yang lalu sampai dengan minggu ketiga di bulan ini, dilihat dari jumlah kabupaten/kotanya. Sekarang mencapai 265 kabupaten/kota yang cabai rawitnya mengalami peningkatan," ujar Ateng seperti dilansir dari Antara, Senin (21/9).
Selain jumlah daerah yang mengalami kenaikan semakin banyak, harga cabai rawit juga tercatat meningkat cukup tinggi.
Hingga minggu ketiga September, kenaikan harga cabai rawit mencapai 29,85 persen.
Baca Juga:Cicilan Pertama Kopdes Rp 37 Triliun Jatuh Tempo 25 September 2026, Kemenkeu Tunggu Tagihan Himbara
Harga cabai rawit saat ini juga berada jauh di atas harga acuan penjualan (HAP).
BPS mencatat HAP cabai rawit sebesar Rp 57.000 per kilogram, sedangkan harga rata-rata nasional saat ini mencapai Rp 77.596 per kilogram.
Dia menyebut sejumlah kabupaten/kota bahkan mencatat harga cabai rawit jauh di atas HAP.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022