Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 19 September 2026 | 05.07 WIB

Rekam Jejak Muhammad Masyhud, Pejabat Karier Kemenhub yang Dicopot dari Dirjen Hubla

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi melakukan penyegaran di struktur Kementerian Perhubungan dengan mencopot Muhammad Masyhud dari jabatan Dirjen Hubla. (Hanung Hambara/Jawa Pos) - Image

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi melakukan penyegaran di struktur Kementerian Perhubungan dengan mencopot Muhammad Masyhud dari jabatan Dirjen Hubla. (Hanung Hambara/Jawa Pos)

JawaPos.com - Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi, melakukan penyegaran di struktur Kementerian Perhubungan dengan mencopot Muhammad Masyhud dari jabatan Direktur Jenderal Perhubungan Laut (Dirjen Hubla).

Sebagaimana diketahui, Muhammad Masyhud pria kelahiran Jakarta pada 22 Juni 1970 merupakan pejabat karier Kemenhub yang telah lama berkiprah di Direktorat Jenderal Perhubungan Laut.

Masyhud menyelesaikan pendidikan S1 Teknik Sipil di Universitas Indonesia pada 1997 dan S2 Transportasi di Institut Teknologi Bandung pada 2004.

Kariernya di Kemenhub diisi dengan sejumlah jabatan di lingkungan Ditjen Hubla, khususnya bidang kepelabuhanan. Ia pernah menjabat Kepala Bagian Perencanaan, Kepala Subdirektorat Pelayanan Jasa dan Usaha Pelabuhan, hingga Kepala Subdirektorat Tatanan dan Perencanaan Pengembangan Pelabuhan.

Pada 2023, Masyhud dipercaya menjadi Direktur Kepelabuhanan dan kemudian berlanjut hingga dipercaya menduduki posisi Dirjen Perhubungan Laut pada 2025.

Namun, masa jabatannya sebagai Dirjen Hubla berakhir pada Jumat (18/9). Kemenhub menunjuk Lollan Andi Sutomo Panjaitan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Dirjen Perhubungan Laut.

"Benar (pencopotan Dirjen Hubla), saat ini sudah ditunjuk Pelaksana Tugas Dirjen Perhubungan Laut, Bpk Lollan Andi Sutomo Panjaitan," ujar Pelaksana tugas Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik (BKIP) Kemenhub Farida Makhmudah kepada JawaPos.com, Jumat (18/9).

Farida mengatakan pergantian tersebut merupakan bagian dari evaluasi dan penyegaran manajerial untuk memperkuat organisasi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab, khususnya di bidang keselamatan dan pengawasan pelayaran.

“Penyegaran manajerial untuk memperkuat organisasi dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, khususnya di bidang keselamatan dan pengawasan pelayaran,” ujarnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore