
Ilustrasi pipa minyak Arab Saudi. ANTARA/Anadolu/py.
JawaPos.com - Harga minyak mentah dunia terus merangkak naik pada perdagangan Senin (14/9). Hal ini terjadi setelah serangan baru kelompok Houthi ke Arab Saudi dan serangan Iran terhadap kapal-kapal di teluk menambah kekhawatiran terhadap pasokan serta menyusul penutupan salah satu jaringan pipa minyak utama Arab Saudi.
Melansir Investing pada pukul 07.58 WIB, kontrak berjangka minyak mentah Brent naik 3,24 poin atau 3,07 persen ke level USD 107,68 per barel. Atau lebih rendah jika dibandingkan dengan perdagangan Jumat (11/9) pagi sebesar USD 108,23 per barel.
Sedangkan minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat naik 2,96 poin atau 2,76 persen ke level USD 102,81 per barel. Atau lebih rendah jika dibandingkan dengan perdagangan Jumat (11/9) pagi sebesar USD 93,26 per barel.
Dilansir Reuters, Media pemerintah Arab Saudi pada Minggu merilis rekaman video yang memperlihatkan kerusakan pada sejumlah rumah dan sebuah masjid akibat serangan yang disebut berasal dari Houthi di Provinsi Jazan, Arab Saudi bagian selatan. Kelompok Houthi juga mengatakan telah menyerang pangkalan militer Arab Saudi di provinsi tetangga.
Sementara itu, sebuah kapal di Selat Hormuz terkena proyektil hingga menyebabkan kebakaran dan memaksa awak kapal dievakuasi, menurut badan keamanan maritim Inggris, UKMTO, pada Minggu.
Iran mengatakan satu orang tewas dan empat awak kapal terluka dalam serangan terhadap sebuah kapal komersial Iran di lepas pantai negara tersebut.
Harga minyak diperkirakan memang akan naik pada Senin (14/9) karena meningkatnya kekhawatiran terhadap risiko pasokan dari Arab Saudi, eksportir minyak terbesar dunia. Jaringan pipa minyak East-West milik Arab Saudi ditutup pada Jumat (11/9) setelah terkena serangan pesawat nirawak atau drone yang berasal dari Irak.
Penutupan jaringan pipa tersebut mengancam hingga 4 persen pasokan minyak global. Pipa tersebut selama ini membantu Arab Saudi mengalihkan ekspor minyak tanpa harus melalui Selat Hormuz.
Di sisi lain, kelompok Houthi yang bersekutu dengan Iran di Yaman telah mencapai Pulau Perim yang strategis pada Jumat. Langkah tersebut memperkuat kendali mereka atas Selat Bab el-Mandeb, jalur transportasi minyak penting lainnya yang dalam beberapa bulan terakhir menjadi jalur pengiriman sekitar 4-5 persen pasokan minyak global.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022