
Ilustrasi Coretax Pajak. (pajak.go.id)
JawaPos.com - Pemerintah didorong untuk menggunakan sistem Coretax milik Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dalam pendataan penyaluran bantuan sosial (Bansos).
Ekonom Center of Economic and Law Studies (Celios), Media Wahyudi Askar mengatakan, penggunaan Coretax akan membuat penyaluran bansos minim potensi kesalahan data.
Coretax, ujarnya, bisa dioptimalkan untuk mencatat data pendapatan, pengeluaran, hingga profil aset seluruh masyarakat Indonesia.
dari situ, pemerintah bisa lebih mudah menentukan siapa yang berhak mendapatkan bansos secara akurat.
Menurut Wahyudi, metode pengukuran kemiskinan dan pendataan penerima bansos saat ini masih mengandalkan estimasi serta pemodelan statistik yang rentan kekeliruan di lapangan.
Di sisi lain, Coretax dapat dimanfaatkan untuk mencatat seluruh proyeksi aset masyarakat Indonesia.
“Idealnya di negara lain, aplikasi semacam Coretax tidak hanya diisi oleh pembayar pajak, tetapi harus diisi oleh seluruh masyarakat Indonesia. Karena bantuan sosial itu adalah kontrak politik,” ujar Media dalam dialog di Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS), Jakarta, dikutip Minggu (13/9).
Warga yang pendapatan atau asetnya berada di bawah garis kemiskinan cukup melaporkan kondisi keuangannya ke dalam sistem Coretax, sehingga negara dapat langsung mengidentifikasi dan menyalurkan bantuan.
Sementara itu, bagi masyarakat yang perekonomianya sudah membaik maka sistem secara otomatis akan menyesuaikan statusnya menjadi pembayar pajak.
"Jadi kalau seandainya pendapatan dan aset saya di bawah garis kemiskinan, saya isi Coretax, saya otomatis teridentifikasi miskin, negara otomatis mengirimkan saya uang. That's what we call tax benefit," ujarnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022