
Ilustrasi dunia asuransi (Istimewa)
JawaPos.com — Meningkatnya biaya layanan kesehatan menjadi tantangan bagi masyarakat serta industri asuransi. Berdasarkan Mercer Marsh Benefits Health Report 2026, kenaikan inflasi medis di Indonesia diproyeksikan mencapai 17,8 persen pada tahun ini.
"Di tengah meningkatnya biaya layanan kesehatan dan dinamika industri yang terus berkembang, kami tetap fokus untuk menghadirkan solusi perlindungan yang relevan dan mudah diakses, serta terus berinvestasi dalam inovasi produk, kualitas layanan, dan pengalaman nasabah," kata Chief Financial Officer Prudential Indonesia Adit Trivedi dalam keterangannya di Jakarta pada Jumat (11/9).
Meski demikian Adit mengatakan kebutuhan masyarakat terhadap produk perlindungan masih menunjukkan pertumbuhan. Perusahaan mencarat pertumbuhan premi mencapai Rp 12,2 triliun pada semester pertama 2026 dengan total pendapatan. Angka itu meningkat 25 persen pada periode yang sama tahun lalu. Tahun lalu di periode yang sama angkanya ada di Rp 9,7 triliun.
Walau di tengah kondisi biaya kesehatan yang naik, namun produk asuransi masih jadi pilihan. Perusahaan juga membukukan laba setelah pajak sebesar Rp 800 miliar dan total aset sebesar Rp 58,9 triliun dengan rasio solvabilitas (Risk Based Capital/RBC) sebesar 580 persen.
Pada kanal keagenan terhadi peningkatan laba bisnis baru per agen aktif sebesar 5 persen, disertai dengan penguatan margin. Selain itu, perusahaan mencatat pertumbuhan yang kuat pada kanal bancassurance, yang berkontribusi sebesar Rp 4,4 triliun terhadap pendapatan premi.
Atau meningkat 155 persen dari Rp1,7 triliun pada periode yang sama tahun lalu. "Pencapaian ini sekaligus menandai rekor kinerja semester pertama pada kanal bancassurance," ungkap Adit
Sepanjang semester pertama 2026, Prudential Indonesia terus berkomitmen untuk mewujudkan janji tersebut dengan membayarkan total klaim dan manfaat sebesar Rp 8,9 triliun. Atau meningkat 26 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, kepada lebih dari 149.000 Nasabah.
Jumlah tersebut mencakup pembayaran klaim medis sebesar Rp 3,3 triliun, meningkat 15 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pembayaran ini mencerminkan komitmen.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022