Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 12 September 2026 | 00.49 WIB

Pamerindo Targetkan 70 Ribu Pengunjung di IEE Series, Transaksi Bisnis Tahun Lalu Rp 1,4 Triliun

Deputy Event Director PT Pamerindo Indonesia Hanung Hanindito. (Nanda Prayoga/JawaPos.com) - Image

Deputy Event Director PT Pamerindo Indonesia Hanung Hanindito. (Nanda Prayoga/JawaPos.com)

JawaPos.com - PT Pamerindo Indonesia menargetkan lebih dari 70 ribu pengunjung dalam penyelenggaraan Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series 2026 yang berlangsung selama empat hari. Target tersebut dipasang di tengah antusiasme pengunjung yang dinilai tetap tinggi sepanjang pameran.

Deputy Event Director PT Pamerindo Indonesia Hanung Hanindito mengatakan jumlah pengunjung sejak hari pertama hingga hari ketiga menunjukkan respons yang positif. Ia menilai IEE Series masih menjadi wadah bagi pelaku industri untuk bertemu dan membangun koneksi bisnis.

"Ya, kita target memang lebih dari 70 ribu ya, kita target 70 ribu pengunjung dalam 4 hari. Alhamdulillah sih kita melihat dari kemarin, dari hari pertama sampai hari ketiga memang sangat ramai sekali ya," ujar Hanung saat ditemui JawaPos.com di JIExpo Kemayoran, Jakaeta Pusat, Jumat (11/9).

"Antusiasmenya cukup tinggi. Alhamdulillah pameran IEE Series, Mining Indonesia, Construction, dan industri lainnya itu memang masih menjadikan platform kami ini sebagai platform untuk mereka ketemu. Jadi begitu setiap ada IEE Series, setiap ada Main Indonesia, setiap ada kita bikin pameran, setiap tahun itu selalu orang antusiasnya tinggi untuk hadir,” imbuhnya.

Selain jumlah pengunjung, aktivitas bisnis menjadi salah satu indikator yang diperhatikan Pamerindo dalam penyelenggaraan IEE Series. Namun, Hanung menjelaskan pencatatan transaksi pada pameran dengan model business-to-business (B2B) tidak mudah dilakukan secara langsung.

"Transaksi bisnis kita sih memang kalau B2B ini agak (susah) mencatatnya ya, kita memang belum pernah mencatat secara detail. Tapi yang terjadi di tahun kemarin, waktu itu kita catatkan itu bisa sampai Rp 1,3-1,4T," kata Hanung.

Untuk penyelenggaraan tahun ini, Pamerindo belum memiliki angka transaksi yang dapat disampaikan karena pendataan baru dilakukan setelah acara selesai. Meski demikian, perusahaan berharap nilai transaksi yang tercipta mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.

"Kita berharapnya ada kenaikan, mudah-mudahan bisnis masih bagus karena kita juga nanti kita lihat dari hasil survei, dari hasil data-data yang kita dapat dari exhibitor itu sebesar apa kenaikannya, transaksinya terjadi berapa banyak, ya kita ketahui bersama lah industri, gak cuman di mining, tapi di industri lainnya juga sedang dalam kondisi ketidakpastian gitu ya, masih uncertain kondisinya, tetapi dengan lihat antusiasme seramai ini sih, kami masih percaya bisnisnya masih terjadi ada di sini," jelasnya.

Hanung mengatakan kondisi industri yang masih penuh ketidakpastian menjadi salah satu faktor yang membuat Pamerindo perlu melihat hasil survei dan data dari para exhibitor untuk mengetahui perkembangan transaksi secara lebih menyeluruh.

Meski demikian, dari sisi jumlah peserta pameran, Pamerindo memperkirakan terdapat pertumbuhan sekitar 10 persen. Untuk penyelenggaraan IEE Series pada pekan kedua, terdapat sekitar 1.700 exhibiting company. Jika digabungkan dengan peserta pada Energy Week di pekan sebelumnya, jumlahnya mencapai lebih dari 2.000 exhibiting company.

Editor: Bintang Pradewo
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore