Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 9 September 2026 | 23.18 WIB

ExxonMobil Bawa Solusi Tekan Downtime Alat Berat di Mining Indonesia 2026

Ilustrasi alat berat. (Dok. ExxonMobil) - Image

Ilustrasi alat berat. (Dok. ExxonMobil)

JawaPos.com - Keandalan alat berat menjadi semakin penting bagi industri pertambangan Indonesia di tengah tuntutan efisiensi operasional. Tekanan terhadap produktivitas, biaya operasional yang meningkat, kebutuhan menjaga performa peralatan, hingga penerapan B50 membuat perusahaan tambang perlu memperkuat strategi perawatan untuk meminimalkan risiko downtime.

Kondisi industri tersebut tercermin dari data Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat sektor pertambangan Indonesia mengalami kontraksi Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 1,64 persen secara tahunan pada Kuartal II 2026. Kontraksi tersebut melanjutkan tren yang juga terjadi pada Kuartal I 2026.

Di tengah kondisi tersebut, pemerintah juga melakukan penyesuaian terhadap sasaran produksi batu bara nasional. Target produksi pada 2026 ditetapkan sekitar 600 juta ton, lebih rendah dibandingkan realisasi 790 juta ton pada 2025.

Kebijakan tersebut ditujukan untuk menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan, menopang stabilitas harga komoditas, sekaligus menjaga keberlanjutan cadangan energi nasional.

Penerapan B50 turut menghadirkan kebutuhan baru dalam pengelolaan operasional alat berat, terutama berkaitan dengan efisiensi konsumsi bahan bakar dan konsistensi performa mesin.

Kementerian ESDM menyebut pengujian penggunaan B50 pada alat berat pertambangan menunjukkan kinerja mesin yang tetap stabil tanpa gangguan berarti. Meski konsumsi bahan bakar tercatat meningkat sekitar 3,12 persen dibandingkan penggunaan B40, peningkatan tersebut masih dinilai berada dalam batas kewajaran operasional.

Dalam situasi tersebut, perawatan alat berat tidak lagi sekadar menjadi kegiatan rutin, tetapi bagian dari upaya menjaga produktivitas tambang. Pemilihan pelumas, pengawasan kondisi mesin, hingga penerapan perawatan preventif dapat berperan dalam menjaga keandalan peralatan sekaligus mengurangi potensi waktu henti operasional.

Kebutuhan tersebut menjadi salah satu fokus ExxonMobil Lubricants Indonesia (EMLI) dalam keikutsertaannya pada Mining Indonesia 2026 di Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series 2026, yang berlangsung pada 9-12 September 2026 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat.

Melalui ajang tersebut, EMLI menghadirkan rangkaian solusi pelumasan sintetis serta layanan teknis terintegrasi yang ditujukan untuk membantu pelaku industri pertambangan mempertahankan keandalan alat berat dan meningkatkan efisiensi operasional.

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore