Irjen Pipit Rismanto menjadi Kapolda Jawa Barat. (Istimewa)
JawaPos.com - Indonesia Police Watch (IPW) mengungkap adanya informasi mengenai pemeriksaan terhadap mantan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Barat (Kalbar), Irjen Pol Pipit Rismanto, oleh Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polri. Pemeriksaan itu diduga berkaitan dengan perkembangan kasus dugaan korupsi tata kelola izin usaha pertambangan (IUP) PT Quality Success Sejahtera (QSS) di Kalimantan Barat (Kalbar), yang menyeret pengusaha tambang Sudianto alias Aseng.
“IPW mendapatkan informasi bahwa ada informasi pemeriksaan memang terhadap (eks) Kapolda Kalbar oleh Propam Mabes Polri. Peristiwa ini di latar belakangi menurut saya dengan dikaitkan ditangkapnya Sudianto alias Aseng pengusaha yang melakukan penambangan bauksit di Kalimantan Barat,” kata Sugeng kepada wartawan, Minggu (7/6).
Sugeng menyatakan, berkembang berbagai isu di tengah masyarakat terkait aktivitas pertambangan yang dilakukan Sudianto alias Aseng selama bertahun-tahun.
Kejaksaan Agung (Kejagung) sendiri telah menetapkan Sudianto alias Aseng sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyimpangan tata kelola IUP PT QSS, pada Kamis (21/5). Penetapan tersangka itu menjadi bagian dari penyidikan dugaan korupsi di sektor pertambangan bauksit yang terjadi pada periode 2017-2025.
Irjen Pol Pipit Rismanto merupakan perwira tinggi Polri lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1994. Ia lahir di Salatiga, Jawa Tengah, pada 30 Desember 1972.
Sepanjang kariernya di institusi kepolisian, Pipit dikenal memiliki pengalaman panjang dalam bidang reserse dan penanganan tindak pidana khusus. Berbagai jabatan strategis pernah diembannya, terutama yang berkaitan dengan penegakan hukum di sektor kriminal khusus dan pertambangan.
Karier kepemimpinannya mulai menonjol saat dipercaya menjabat Kapolres Bangka pada 2011 ketika masih berpangkat Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP). Setelah itu, ia melanjutkan penugasan sebagai Wadirresnarkoba Polda Sumatera Barat pada 2013.
Pada 2015, Pipit dipercaya menduduki posisi Dirreskrimsus Polda Bangka Belitung. Pengalaman tersebut semakin memperkuat kiprahnya di bidang penanganan tindak pidana khusus sebelum kemudian bertugas di Bareskrim Polri.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
