
Sejumlah petugas dari PPSU dan Dinas LH Provinsi DKI Jakarta membersihkan tumpukan sampah yang menutup akses jalan di Kedaung Kali Angke, Cengkareng, Jakarta, Jumat (07/08/2026). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com – Krisis sampah menjadi tantangan bagi pemerintah daerah setelah 343 tempat pemrosesan akhir (TPA) di berbagai wilayah Indonesia ditutup.
Efektivitas pengolahan sampah menjadi energi listrik atau waste to energy (WtE), termasuk melalui proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL), juga masih menjadi pertanyaan.
Chief Executive of Net Zero Waste Management Consortium, Ahmad Safrudin mengatakan, pemerintah daerah membutuhkan solusi yang lebih konkret dan dapat berjalan paralel dengan rencana yang disiapkan Danantara melalui anak usahanya, Denera.
Menurut dia, kapasitas penyerapan sampah melalui proyek PSEL-Danantara diperkirakan berada di kisaran 25.000-38.000 ton per hari apabila seluruh proyek berjalan efektif. Angka tersebut masih jauh di bawah timbulan sampah nasional yang mencapai sekitar 140.000 ton per hari.
Ahmad menilai, tantangan tidak hanya terletak pada pembangunan fasilitas PSEL, tetapi juga pada kesiapan tata kelola dan keberlanjutan operasionalnya.
"Set up tata kelola PSEL yang dilakukan saat ini lamban, ala kadar, tidak holistic dan berpotensi hanya sekadar memindahkan dari problem sampah menjadi problem pencemaran udara dan GRK (Gas Rumah Kaca)", kata Ahmad Safrudin dalam keterangannya, dikutip Sabtu (5/9).
Dia menilai, persiapan PSEL perlu melibatkan lebih banyak pemangku kepentingan, terutama pihak-pihak yang berada dalam rantai pasok sampah. Hal ini penting untuk memastikan pasokan sampah ke fasilitas pengolahan tetap tersedia secara konsisten.
Menurut Ahmad, proyek WtE perlu dipersiapkan secara menyeluruh, mulai dari teknologi, pelibatan pemangku kepentingan hingga model bisnis dan pembiayaan. Hal tersebut dinilai penting agar fasilitas yang dibangun tidak hanya berhasil pada tahap konstruksi, tetapi juga mampu beroperasi secara berkelanjutan.
Sementara itu, Akademisi Universitas Indonesia Esrom Hamonangan Panjaitan juga menyoroti potensi persoalan lain apabila pengelolaan sampah terlalu terpusat pada satu pihak dengan orientasi ekonomi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Kronologi Kecelakaan Maut BYD M6 di Kembangan Jakbar, Ibu dan Anak Meninggal di TKP
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Bournemouth vs Lincoln City di Carabao Cup: The Cherries Menang Lewat Adu Penalti
Kasus Keracunan MBG Berastagi Sisakan Masalah Serius, Siswa Alami Gangguan Saraf hingga Jantung
Viral Pernyataan Pribadi Deputi Bakom soal Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung Api di Indonesia
Prediksi Skor AEK Athens vs LASK Linz di Liga Champions: Tuan Rumah Pesta Gol!
Raditya Dika Gagal Pulang ke Indonesia, Pesawat dari Doha Putar Balik Usai 4 Jam di Udara
