
Ilustrasi bansos BPNT (Dok. cekbansos.kemensos.go.od)
JawaPos.com - Seperti diberitakan sebelumnya Kepala Badan Komunikasi (Bakom) Pemerintah RI, Muhammad Qodari, mengatakan keluhan yang disampaikan masyarakat dan masalah penentuan klasifikasi Desil tidak sesuai dengan kondisi masyarakat sebenarnya di lapangan menjadi masukan bagi pemerintah untuk melaksanakan perbaikan.
“Keluhan-keluhan yang terjadi, masalah-masalah yang terjadi menjadi masukan bagi pemerintah untuk bisa dikoreksi. Presiden Prabowo sendiri kemarin waktu pidato tanggal 14, ya, di DPR juga menyebut mengenai re-basing,” ujar Qodari kepada wartawan dikutip Kamis (27/8).
“Salah satu dari sebab diadakannya perlindungan, apa, digitalisasi perlindungan sosial, selain untuk memudahkan masyarakat untuk bisa menerima bantuan sosial, itu juga untuk bisa menyelesaikan masalah ketidakakuratan dalam penerima,” ucapnya.
Salah satu persoalan dalam pendataan sosial adalah kondisi ekonomi masyarakat dapat berubah lebih cepat dibandingkan pembaruan data.
Keluarga yang sebelumnya memiliki pekerjaan tetap, misalnya, bisa mengalami perubahan pendapatan.
Begitu pula kondisi rumah tangga dapat berubah akibat kehilangan pekerjaan, perubahan jumlah anggota keluarga, atau kondisi ekonomi lainnya.
Karena itu, masyarakat perlu aktif mengecek data dan menyampaikan perubahan kondisi melalui mekanisme resmi.
Intinya, jika desil yang muncul tidak sesuai dengan kondisi ekonomi keluarga saat ini, langkah yang tepat bukan sekadar mengeluh atau menunggu, tetapi melakukan pengecekan dan mengajukan pembaruan data melalui jalur resmi.
Dengan data yang lebih akurat, proses penyaluran bansos diharapkan dapat semakin tepat sasaran dan mengurangi risiko keluarga yang membutuhkan justru tidak terjangkau bantuan.
Data desil menjadi salah satu faktor penting dalam penentuan sasaran bantuan sosial (bansos) pemerintah. Namun, masyarakat yang merasa kondisi ekonominya tidak sesuai dengan data desil dapat melakukan pengecekan dan mengajukan pembaruan data.
Persoalan ini penting diperhatikan karena desil yang tidak sesuai kondisi sebenarnya dapat membuat keluarga yang membutuhkan kesulitan mengakses bantuan sosial. Pemerintah sendiri menyediakan mekanisme pembaruan data agar kondisi sosial ekonomi masyarakat dapat diperbaiki.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Prediksi Skor Madura United vs Arema FC: Pertarungan Seru Ze Gomes dan Andre Caldas
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Prediksi Skor Toulouse vs Strasbourg: Les Violets Berusaha Akhiri Paceklik Gol di Kandang
Prediksi Skor Cagliari vs Frosinone: Canarini Bidik Akhiri Kutukan 13 Tahun
Prediksi Skor PSIM Yogyakarta vs Dewa United: Banten Warriors Curi Kemenangan di Sultan Agung
Kamera Pengintai Identifikasi 19 Macan Tutul Jawa Beserta Rantai Makanannya di TNBTS

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022