
Pertumbuhan ekonomi Indonesia (Dok. JawaPos.com)
JawaPos.com - Target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 6 persen pada 2027 dinilai terlalu optimistis, di tengah kondisi perekonomian global dan nasional yang masih menghadapi berbagai tekanan.
Ekonom Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda mengingatkan, mesin pertumbuhan ekonomi dari sisi pengeluaran pemerintah, yang sebelumnya jadi salah satu pengungkit pertumbuhan sudah banyak digunakan pada 2025–2026.
Kondisi tersebut membuat ruang bagi pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi pada 2027 semakin terbatas.
“Target pertumbuhan ekonomi 6 persen saya nilai terlalu optimistis di tengah kondisi ekonomi global dan nasional seperti saat ini. Mesin pertumbuhan ekonomi dari sisi pengeluaran pemerintah pun sudah “habis” digunakan di tahun 2025-2026. Artinya tidak ada lagi mesin pengungkit pertumbuhan ekonomi tahun depan,” ujar Nailul dalam catatannya, dikutip Senin (17/8).
Nailul menilai pertumbuhan ekonomi pada tahun 2027 paling tinggi berada di angka 4,7 persen.
Penyebabnya terutama adalah berbagai kondisi seperti kenaikan PHK di tahun 2026, juga inflasi yang diprediksi akan meningkat dari sisi biaya produksi, sehingga dari sisi konsumsi rumah tangga bisa tertekan.
Dari sisi pengeluaran pemerintah, akan ada tekanan terhadap belanja negara dengan adanya normalisasi program MBG dengan pemotongan anggaran yang cukup signifikan.
Selain itu, pembangunan dari sisi program Kopdes Merah Putih juga sudah tidak ada lagi yang dapat dijadikan faktor pengungkit dari sisi sektor bangunan.
“Yang ada adalah kemampuan pemerintah desa untuk memutarkan Dana Desa berkurang untuk membayar cicilan utang Kopdes Merah Putih kepada bank Himbara. Akibatnya, daya ungkit dari desa akan tergerus secara signifikan di tahun 2027,” jelasnya.
Selain itu, iInflasi yang ditargetkan 2,5 persen plus minus 1 persen juga sangat tidak realistis dan tidak mempertimbangkan faktor kenaikan harga pangan ke depan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

7 Cara Ampuh Mengatasi HP Lemot Tanpa Harus Ganti Baru
Ferry Juliantono Rencanakan Penyaluran Gaji PNS dan Pensiun lewat Koperasi
Prediksi Skor Kazakhstan vs Kepulauan Faroe: Duel Tim Papan Bawah Sulit Diprediksi
Prediksi Skor Skotlandia vs Slovenia di UEFA Nations League: Duel Sengit Rawan Imbang
Prediksi Skor Rusia vs Nigeria: Tuan Rumah On Fire, Super Eagles Kehilangan Banyak Pemain
Prediksi Skor Buriram vs Borneo di ASEAN Club Championship: Thunder Castle Menang Tipis
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Skor Belarusia vs Finlandia di UEFA Nations League: Huuhkajat Menang Tipis di Budapest
Alasan Ole Romeny Selebrasi Bawa Jersey Marselino saat Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026
Prediksi Skor Luksemburg vs Bulgaria di UEFA Nations League: The Lions Jemawa Bisa Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022