
Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti di Menara Sjafruddin Prawiranegara, Jakarta, Senin (2/12). (Saifan Zaking/JawaPos.com)
JawaPos.com - Pencalonan Destry Damayanti sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) memberi kepastian terhadap proses suksesi kepemimpinan bank sentral. Namun, destry akan dihadapkan pada sejumlah tantangan, terutama soal independensi BI.
Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, mengatakan tantangan Destry kedepan buna terkait pada kapasitas teknis.
Melainkan bagaimana menjaga independensi BI di tengah kebutuhan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi.
“Status sebagai calon tunggal memang memberikan kepastian dan mengurangi spekulasi. Tantangan Destry ke depan justru bukan pada kapasitas teknisnya, tetapi pada bagaimana menjaga independensi BI di tengah kebutuhan pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi,” ujar Yusuf kepada JawaPos.com, Senin (10/8).
Yusuf mengatakan, koordinasi antara BI selaku penanggung jawab moneter dan pemerintah sebagai pemegang fiskal masih sangat diperlukan.
Namun, ia mengingatkan ada batas antara kebijakan untuk menjaga stabilitas harga dan kebutuhan mendorong pertumbuhan harus tetap jelas.
Dia menilai bahwa penguatan rupiah setelah pengumuman pencalonan menunjukkan bahwa pasar sejauh ini merespons positif nama Destry, karena melihat adanya kesinambungan kebijakan.
“Namun, kepercayaan itu tetap akan diuji melalui keputusan konkret, terutama mengenai suku bunga, stabilisasi nilai tukar, dan pengelolaan likuiditas,” ujarnya.
Dari sisi pengalaman, Yusuf menilai Destry memiliki modal yang cukup untuk menjalankan tugas sebagai Gubernur BI.
Destry telah menjabat sebagai Deputi Gubernur Senior BI sejak 2019 dan kini menjalankan tugas sebagai pejabat sementara Gubernur BI.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku Sepekan
