
Pekerja berdiri di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (28/7/2026). Pekerja berdiri di dekat layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa (28/7/2026). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan menguat pada perdagangan selasa (4/8), setelah ditutup melemah tipis sebesar 0,03 persen ke level 6,234 pada perdagangan Senin (4/8).
MNC Sekuritas dalam risetnya memperkirakan posisi IHSG sedang berada pada bagian awal dari wave v dari wave (c) dari wave [iv], hal tersebut berarti IHSG berpeluang melanjutkan penguatan dengan target 6,352-6,545. Meski begitu, investor harus mencermati akan adanya potensi pembalikan arah dalam jangka pendek ke rentang 6,122-6,180.
Adapun level support IHSG berada di 6,029, 5,839. Sementara itu, level resistance berada di 6,266 dan 6,377.
MNC Sekuritas memberikan sejumlah rekomendasi saham yang dinilai menarik untuk dicermati pada perdagangan hari ini, yakni PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN), PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT), dan PT Harum Energy Tbk (HRUM).
MNC Sekuritas merekomendasikan strategi Buy on Weakness untuk saham AMMN. Pada perdagangan terakhir, saham AMMN menguat 4,39 persen ke level 4.280 dan disertai peningkatan volume pembelian. MNC Sekuritas memperkirakan posisi AMMN saat ini sedang berada pada awal wave (v) dari wave [c].
Investor dapat melakukan Buy on Weakness pada kisaran 4.040-4.170, dengan target harga 4.620 hingga 4.900 dan stop loss di bawah 3.810.
Sementara itu, saham ARCI juga direkomendasikan Buy on Weakness. Saham ARCI terkoreksi 1,40 persen ke level 1.060 dan disertai munculnya tekanan jual. Pergerakan saham juga menyempit pada rentang MA20 dan MA60. MNC Sekuritas memperkirakan posisi ARCI saat ini sedang berada pada bagian dari wave [d] dari wave 4 pada pola triangle.
Investor dapat melakukan Buy on Weakness pada kisaran 925-1.050, dengan target harga 1.120 hingga 1.170 dan stop loss di bawah 905.
Untuk saham BWPT, MNC Sekuritas juga merekomendasikan strategi Buy on Weakness. Saham BWPT terkoreksi 1,12 persen ke level 88 dan disertai tekanan jual. MNC Sekuritas memperkirakan posisi BWPT saat ini sedang berada pada bagian awal dari wave [ii] dari wave C.
Investor dapat melakukan Buy on Weakness pada kisaran 82-88, dengan target harga 97 hingga 102 dan stop loss di bawah 81.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022