
Pelatihan Inkubasi Tenant KDKMP Pusat Inkubasi Bisnis Universitas Ottow Geissler Papua yang diselenggarakan di Kota Jayapura, Papua, Jumat (31/7). (Istimewa).
JawaPos.com – Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi terus memperkuat pengembangan ekosistem koperasi di Papua melalui program inkubasi, pendampingan, dan pembiayaan dana bergulir bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong koperasi agar semakin profesional, bankable, dan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat di wilayah timur Indonesia.
Komitmen itu ditegaskan dalam Pelatihan Inkubasi Tenant KDKMP Pusat Inkubasi Bisnis Universitas Ottow Geissler Papua yang diselenggarakan di Kota Jayapura, Papua, Jumat (31/7).
Kegiatan ini diikuti 15 tenant KDKMP yang bergerak di sektor riil dan merupakan hasil kolaborasi LPDB Koperasi dengan Universitas Ottow Geissler Papua dalam memperkuat kapasitas kelembagaan, tata kelola, perencanaan bisnis, hingga kesiapan koperasi mengakses pembiayaan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Umum dan Hukum LPDB Koperasi Deva Rachman, Pejabat Fungsional Dinas Perindagkop UKM dan Tenaga Kerja Provinsi Papua Antonius Indarto Wibowo, Wakil Rektor I Bidang Akademik Universitas Ottow Geissler Papua Meiske Murni Nurbintan Sihombing, serta Kepala Pusat Inkubasi Bisnis Universitas Ottow Geissler Papua Moses Yomunga.
Direktur Umum dan Hukum LPDB Koperasi Deva Rachman menegaskan bahwa program inkubasi bukan sekadar pelatihan, tetapi merupakan proses membangun fondasi koperasi agar mampu tumbuh menjadi lembaga ekonomi yang sehat, profesional, dan memiliki akses terhadap pembiayaan.
Baca Juga:Presiden Prabowo Resmikan 1.061 KDKMP, LPDB Koperasi Siap Kawal Koperasi Jadi Motor Ekonomi Rakyat
“Target utama program inkubasi adalah menyiapkan koperasi agar memiliki tata kelola yang baik, bisnis yang layak, dan siap mengakses pembiayaan dana bergulir LPDB Koperasi. Kami ingin KDKMP di Papua menjadi koperasi yang sehat, unggul, bankable, dan mampu naik kelas sehingga dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat di daerahnya,” ujar Deva.
Ia menambahkan bahwa LPDB Koperasi memiliki tiga fokus utama, yakni penyaluran pembiayaan, pendampingan, dan inkubasi koperasi. Ketiga program tersebut dirancang sebagai satu ekosistem yang saling terhubung untuk memastikan koperasi tidak hanya memperoleh akses modal, tetapi juga memiliki kapasitas manajerial dan bisnis yang kuat.
Menurut Deva, Papua memiliki potensi ekonomi yang sangat besar di berbagai sektor, mulai dari pertanian, perkebunan, kelautan, perikanan, hingga pariwisata berbasis kearifan lokal. Potensi tersebut perlu dikelola melalui koperasi yang memiliki tata kelola baik, model bisnis yang jelas, dan kemampuan mengakses pembiayaan secara berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Pusat Inkubasi Bisnis Universitas Ottow Geissler Papua Moses Yomunga menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan LPDB Koperasi kepada Universitas Ottow Geissler Papua sebagai mitra pelaksana program inkubasi di Papua.
Ia menjelaskan bahwa tahun ini program difokuskan pada 15 KDKMP sektor riil, dengan materi yang disusun berdasarkan kebutuhan nyata koperasi di lapangan, mulai dari tata kelola kelembagaan, penyusunan rencana bisnis, pembukuan, hingga strategi mengakses pembiayaan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022