
Karyawan menghitung uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di gerai penukaran mata uang asing Dolar Asia, Jakarta, Selasa (12/5/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Nilai tukar rupiah terhadap Dollar AS (USD) berpotensi kembali melemah pada perdagangan Rabu (1/7), usai ditutup menguat 55 poin menjadi Rp 17.906 per USD pada perdagangan Selasa (30/6).
Pengamat Ekonomi, Mata Uang, dan Komoditas Ibrahim Assuaibi mengatakan, pergerakan rupiah pada hari ini akan dipengaruhi oleh sentimen negatif dari luar negeri. Khususnya pembicaraan perdamaian perang antara Amerika Serikat dan Iran.
"Untuk perdagangan (1/7) mata uang Rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp 17.900-Rp 17.950," ujar Ibrahim dalam keterangan yang diterima Rabu (1/7).
Ibrahim mengatakan, para ahli Iran dan Oman akan memulai pembicaraan tentang pendefinisian ulang jalur transit melalui Selat Hormuz dalam beberapa hari mendatang.
Namun, Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi mengatakan negaranya akan mencoba untuk menghalangi kapal di luar jalur yang telah ditentukan.
“Pasar mengamati hasil potensi pembicaraan AS-Iran di Doha di tengah serangan rudal akhir pekan dari kedua belah pihak yang menguji gencatan senjata,” ujarnya.
Selain itu, pasar juga tengah menunggu data neraca perdagangan di bulan Mei, di mana sebelumnya pada April lalu defisit transaksi berjalan dan anggaran yang melebar.
Surplus perdagangan yang menyusut dinilai akan memberikan tekanan terhadap defisit transaksi berjalan atau current account deficit (CAD) pada tahun ini.
“Kondisi tersebut berpotensi memperlemah ketahanan eksternal dan meningkatkan tekanan terhadap nilai tukar rupiah jika tidak diimbangi oleh masuknya aliran modal asing,” ucapnya.
Baca Juga:Antisipasi Gejolak Geopolitik, BI Terapkan Kebijakan Jangka Pendek untuk Jaga Rupiah dan Likuiditas
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
Prediksi Skor Rennes vs Olympiakos: Tuan Rumah Andalkan Kekuatan Bermain di Roazhon Park
Prediksi Skor PSV Eindhoven vs Club Brugge di Liga Champions: Blauw-Zwart Bidik Kemenangan Tandang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Bonek Murka! Persebaya Dibantai Kendal Tornado, Uston Nawawi Gantikan Tavares?
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
8 Hal yang Dianggap Membosankan oleh Ekstrovert, tetapi Justru Menjadi Kebahagiaan bagi Introvert

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022