
Ilustrasi minyak goreng kemasan bersubsidi Minyakita di salah satu Pasar Kebayoran Lama, Jakarta. (Dery Ridwansyah/Jawa Pos)
JawaPos.com - Pemerintah memastikan tidak ada perubahan pada Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng rakyat Minyakita. Di tengah berbagai spekulasi mengenai kemungkinan penyesuaian harga, pemerintah menegaskan HET Minyakita tetap dipertahankan di level Rp15.700 per liter.
Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan, kebijakan pemerintah saat ini lebih diarahkan pada penguatan distribusi agar Minyakita semakin mudah dijangkau masyarakat, terutama di pasar-pasar rakyat.
Langkah tersebut dilakukan dengan melibatkan badan usaha milik negara (BUMN) sektor pangan, yakni Perum Bulog dan ID FOOD, guna memperluas jaringan distribusi serta menjaga pasokan di berbagai wilayah.
Menurut Budi, upaya memperkuat distribusi dinilai lebih penting dibandingkan melakukan penyesuaian harga. Dengan pasokan yang lebih merata dan mudah diperoleh masyarakat, stabilitas harga di tingkat konsumen diharapkan dapat tetap terjaga.
“Sampai saat ini, tidak ada kenaikan HET Minyakita, masih Rp15.700 per liter. Kami saat ini akan fokus pada distribusi Minyakita ke pasar-pasar rakyat melalui BUMN Pangan seperti Bulog dan ID FOOD. Kami harap, Minyakita akan semakin banyak di pasar,” ujar Mendag Busan dalam keterangannya, Kamis (18/6).
Selain memperkuat distribusi, pemerintah juga menyiapkan langkah lain untuk menjaga ketersediaan minyak goreng di pasar. Salah satunya dengan mengarahkan kebutuhan minyak goreng untuk program bantuan pangan menggunakan produk selain Minyakita, sehingga pasokan Minyakita dapat lebih difokuskan untuk kebutuhan masyarakat umum.
“Kalau kemarin sebagian dipakai untuk bantuan pangan, selanjutnya akan menggunakan merek lain. Detailnya akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan produsen,” ujar Mendag Busan.
Pemerintah juga mendorong produsen meningkatkan produksi minyak goreng alternatif atau second brand sebagai pendamping Minyakita. Kehadiran produk-produk tersebut diharapkan dapat memperluas pilihan minyak goreng dengan harga yang tetap terjangkau bagi masyarakat.
“Kami juga meminta para produsen untuk memproduksi lebih banyak minyak goreng second brand. Sekarang pun, sudah banyak di pasar rakyat ya, tidak hanya Minyakita. Jadi sudah mudah untuk didapatkan,” ujar Mendag Busan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Andorra vs Malta di Liga Nations UEFA: The Reds Menang Tipis di Encamp
Prediksi Skor Austria vs Israel di Liga Nations UEFA: Das Team Menang Telak di Raiffeisen Arena
Prediksi Skor Myanmar vs Timor Leste di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Gasak Lawan di Laga Perdana
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis di Ullevaal Stadion
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Prediksi Skor Laos vs Brunei di FIFA ASEAN Cup: Thim Xad Menang di Laga Perdana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022