
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Nurul Fitriana/JawaPos.com)
JawaPos.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku akan menegur Direktorat Jenderal Pajak (DJP) agar lebih berhati-hati dalam menyampaikan kebijakan perpajakan ke publik. Teguran ini berkaitan dengan polemik pemeriksaan peserta Program Pengungkapan Sukarela (PPS) atau Tax Amnesty Jilid II.
“Saya akan tegur DJP agar selalu menjaga iklim usaha dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat sehingga kepercayaan wajib pajak dan keberlanjutan reformasi perpajakan tetap terjaga dengan baik,” kata Purbaya dalam Media Briefing di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin (11/5).
Pernyataan itu muncul setelah muncul pemberitaan mengenai kemungkinan pemeriksaan ulang terhadap peserta tax amnesty maupun PPS. Isu tersebut memicu kekhawatiran di kalangan pengusaha bahwa pemerintah akan kembali mengejar harta yang sebelumnya telah diungkap wajib pajak dalam program pengampunan pajak.
Namun, Purbaya menegaskan pemerintah tidak akan mengusut kembali harta yang sudah dilaporkan dalam program tersebut.
Baca Juga:Purbaya Berharap Insentif Kendaraan Listrik Bisa Diimplementasikan Juni, Kurangi Konsumsi BBM
“Jadi ini hubungan dengan tax amnesty ya. Katanya sekarang kan dikejar-kejar lagi yang selama kan tax amnesty. Jadi itu enggak akan dilakukan, jadi tidak akan dilakukan lagi,” jelas Purbaya.
Ia menekankan, peserta tax amnesty maupun PPS cukup menjalankan kewajiban perpajakan secara normal sesuai perkembangan bisnis mereka ke depan. Pemerintah, kata dia, tidak ingin kebijakan perpajakan justru menciptakan ketidakpastian bagi dunia usaha.
“Kedepan mereka hanya harus bayar sesuai bisnisnya saja, perkembangan bisnis seperti biasa,” imbuhnya.
Purbaya menegaskan bahwa pengambilan keputusan di lingkungan Kementerian Keuangan berada di tangannya. Ia memposisikan DJP sebagai pelaksana dari setiap regulasi yang telah ia tetapkan.
“Untuk menyelesaikan kesimpangsiuran itu pajak hanya eksekutor saya yang melakukan kebijakan yang mengambil kebijakan,” pungkasnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Profil Penang FC: Ujian Persebaya Jelang Super League, Ada Misi Khusus Bernardo Tavares
Profil Lengkap Destry Damayanti, Calon Tunggal Gubernur BI
Finis P9 Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Bongkar Kesalahan di Silverstone
Tumplek Blek! Ribuan Massa Padati Jalan Gubernur Surabaya untuk Ikuti Aksi Tolak LGBTQ
