
Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). (Istimewa)
JawaPos.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memastikan telah memanggil pemegang saham perusahaan PT Lunaria Annua Teknologi (KoinP2P) yang merupakan anak usaha dari PT Sejahtera Lunaria Annua (KoinWorks) guna memastikan tanggung jawab kepada lender tetap dipenuhi.
Pemanggilan itu dilakukan OJK di tengah proses penegakan hukum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Daerah Khusus Jakarta yang menjerat para pengurus fintech lending KoinP2P.
Kepala Departemen Surveillance dan Kebijakan Sektor Jasa Keuangan Terintegrasi OJK Agus Firmansyah mengatakan, OJK menghormati dan mendukung penuh proses penegakan hukum yang sedang berjalan,
“OJK telah memanggil pemegang saham untuk menegaskan bahwa tanggung jawab atas keberlangsungan kegiatan usaha KoinP2P tetap melekat pada pemegang saham, termasuk memastikan operasional dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Agus dalam keterangan tertulis, Sabtu (9/5).
Menurut Agus, saat ini OJK terus melakukan pengawasan intensif terhadap KoinP2P sebagai Penyelenggara Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI) atau Pindar.
Seiring adanya penahanan terhadap pengurus KoinP2P oleh Kejati DK Jakarta, OJK menegaskan tanggung jawab keberlangsungan usaha tetap berada di tangan pemegang saham.
Tak hanya itu, OJK juga meminta komitmen pengurus dan pemegang saham untuk menyelesaikan berbagai persoalan, khususnya kewajiban kepada lender.
Dalam langkah pengawasan lanjutan, OJK melakukan pemeriksaan langsung dan evaluasi menyeluruh terhadap operasional, infrastruktur, tata kelola, hingga model bisnis KoinP2P. Regulator juga menginstruksikan berbagai langkah perbaikan yang diperlukan.
"Melakukan monitoring secara ketat terhadap upaya penyelesaian kewajiban kepada lender, penyelesaian pembiayaan bermasalah, dan langkah-langkah perbaikan fundamental lainnya guna menjaga keberlangsungan kegiatan usaha dan pelayanan kepada masyarakat," ungkapnya.
Selain pemeriksaan rutin, OJK menjalankan pemeriksaan khusus atau audit investigatif sesuai ketentuan yang berlaku. Pengawasan ketat juga dilakukan terhadap upaya penyelesaian pembiayaan bermasalah dan kewajiban kepada lender guna menjaga keberlangsungan layanan kepada masyarakat.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
