Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 7 Mei 2026 | 03.10 WIB

Deretan 10 Orang Terkaya Indonesia Versi Forbes Mei 2026

Prajogo Pangestu, salah satu orang terkaya di Indonesia versi Forbes Mei 2026. (Istimewa) - Image

Prajogo Pangestu, salah satu orang terkaya di Indonesia versi Forbes Mei 2026. (Istimewa)

JawaPos.com – Rilis terbaru Forbes per Mei 2026 menunjukkan, para orang terkaya di Tanah Air masih mendominasi jajaran elite dunia, meski posisi dan nilai kekayaannya bergerak dinamis mengikuti kondisi pasar global.

Berdasarkan daftar miliarder dunia terbaru yang dirilis Forbes per Mei 2026, nama-nama lama masih mendominasi daftar, terutama dari sektor perbankan, energi, hingga pertambangan.

Salah satu yang tetap mencuri perhatian adalah Prajogo Pangestu. Meski saham emiten miliknya mengalami koreksi sepanjang tahun ini, bos Barito Group itu masih bertahan di posisi pertama orang terkaya di Indonesia dengan kekayaan sekitar USD23,4 miliar atau setara Rp404,82 triliun (kurs Rp17.300).

Di posisi berikutnya, Low Tuck Kwong juga masih kokoh dalam daftar dengan kekayaan sekitar USD16 miliar. Kinerja bisnis batu bara yang sempat menikmati lonjakan harga dalam beberapa tahun terakhir menjadi faktor utama penopang kekayaannya.

Sementara itu, dominasi sektor perbankan masih terlihat melalui keluarga Hartono. R. Budi Hartono tercatat memiliki kekayaan sekitar USD15,9 miliar dari bisnis perbankan dan rokok, menjadikannya salah satu pilar utama dalam daftar orang terkaya RI.

Selain tiga nama tersebut, sejumlah taipan lain juga masuk dalam 10 besar orang terkaya Indonesia versi Forbes Mei 2026. Mereka berasal dari berbagai sektor, mulai dari petrokimia, logistik, hingga industri manufaktur.

Perubahan peringkat yang terjadi tahun ini tak lepas dari volatilitas pasar global. Harga komoditas yang mulai terkoreksi serta pergerakan nilai tukar rupiah turut memengaruhi valuasi aset para konglomerat.

Meski demikian, secara umum, daftar ini menunjukkan bahwa struktur kekayaan di Indonesia masih didominasi oleh sektor-sektor tradisional seperti sumber daya alam dan perbankan. Di sisi lain, belum banyak nama baru dari sektor ekonomi digital yang mampu menembus dominasi tersebut.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore