
Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, melakukan inspeksi mendadak terhadap layanan kereta api jarak jauh dalam perjalanan pulangnya dari Cilacap menuju Jakarta, Rabu (29/4). (dok. BP BUMN)
JawaPos.com - Kepala Badan Pengelola (BP) BUMN sekaligus COO Danantara, Dony Oskaria, melakukan inspeksi mendadak terhadap layanan kereta api jarak jauh dalam perjalanan pulangnya dari Cilacap menuju Jakarta, Rabu (29/4). Langkah ini diambil guna memastikan standar keamanan dan kenyamanan penumpang tetap menjadi prioritas utama.
Didampingi Wakil Kepala BP BUMN, Aminuddin Ma’ruf, Dony meninjau setiap sudut fasilitas gerbong setelah menghadiri agenda strategis Groundbreaking Hilirisasi Tahap Kedua. Pengecekan ini meliputi kebersihan, kualitas layanan staf, hingga keandalan fasilitas teknis yang tersedia bagi penumpang selama perjalanan lintas kota.
Dalam tinjauan tersebut, Dony Oskaria menekankan bahwa kereta api bukan sekadar alat transportasi, melainkan tulang punggung mobilitas warga antarprovinsi. Ia menegaskan bahwa PT Kereta Api Indonesia (Persero) harus terus melakukan perbaikan berkelanjutan tanpa kompromi, terutama pada aspek keselamatan yang menjadi fondasi kepercayaan masyarakat.
Pihak BP BUMN berkomitmen untuk mengawal ketat standarisasi layanan agar setiap penumpang mendapatkan pengalaman perjalanan yang memuaskan. Hal ini dianggap krusial mengingat tingginya ketergantungan masyarakat pada moda transportasi ini untuk urusan bisnis maupun perjalanan keluarga.
"Kereta api menjadi pilihan utama bagi banyak masyarakat dalam melakukan perjalanan antarkota. Untuk itu, layanan yang dihadirkan senantiasa aman, nyaman, andal, dan terus meningkat dari waktu ke waktu," ujar Dony.
Update Terkini Pasca-Kecelakaan Tragis di Stasiun Bekasi Timur
Aksi turun lapangan pimpinan BP BUMN ini dilakukan di tengah suasana duka pasca-kecelakaan hebat yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4). Tragedi tersebut dipicu oleh sebuah taksi online yang mengalami kendala teknis di perlintasan sebidang, yang kemudian memicu tabrakan antar-rangkaian kereta KRL dengan KA Argo Bromo Anggrek.
Hingga Rabu (29/4) pukul 11.00 WIB, tercatat 46 orang masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit, sementara 44 orang lainnya telah dinyatakan stabil dan diperbolehkan pulang. Namun, kabar duka kembali datang dengan bertambahnya daftar korban jiwa akibat luka serius yang diderita.
"Korban meninggal dunia bertambah satu orang, sehingga total menjadi 16 orang. Kami berharap tidak ada lagi penambahan korban," ujar Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, Rabu (29/4).
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
