Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 30 April 2026 | 16.55 WIB

Update Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur: KNKT Selidiki Masalah Persinyalan Lewat Simulasi

Menhub Dudy Purwagandhi (kanan) dan Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, menjadi penumpang pertama proses uji coba operasional KRL, Rabu (29/4). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com) - Image

Menhub Dudy Purwagandhi (kanan) dan Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, menjadi penumpang pertama proses uji coba operasional KRL, Rabu (29/4). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

 

Konten: JawaPos.com-Pemerintah bergerak cepat mengusut tuntas penyebab kecelakaan tragis yang melibatkan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur. Melalui simulasi sistem persinyalan, Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) kini tengah mencari titik terang di balik insiden tersebut.

Simulasi tersebut menjadi langkah krusial untuk memastikan apakah ada kegagalan teknis pada sistem pengaturan lalu lintas kereta api saat peristiwa memilukan itu terjadi. Investigasi yang diinisiasi oleh KNKT berfokus pada simulasi teknis untuk memahami bagaimana sistem persinyalan merespons sesaat sebelum benturan terjadi.

Langkah itu diambil guna membedah potensi kelemahan sistem yang mungkin tidak terlihat dalam operasional harian. Kementerian Perhubungan memberikan dukungan penuh terhadap proses ini agar hasil yang didapatkan bersifat objektif dan berbasis data lapangan yang akurat.

Hal ini diharapkan mampu menjawab tanda tanya besar publik mengenai faktor teknis penyebab kecelakaan. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa data dari simulasi ini akan menjadi fondasi utama dalam perbaikan sistem ke depan. "Hasil simulasi menjadi bahan penting dalam mengidentifikasi faktor penyebab kecelakaan serta potensi kelemahan system," ujar Menhub Dudy di Stasiun Bekasi Timur, Rabu (29/4).

 

Update Korban dan Penanganan Pascainsiden

Tragedi ini bermula ketika sebuah taksi online mengalami kendala teknis di perlintasan sebidang Jalan Ampera, Bekasi Timur, yang menghambat laju KRL. Rangkaian KRL yang berhenti mendadak kemudian dihantam dari belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek.

Hingga Rabu (29/4) pukul 11.00 WIB, data korban menunjukkan situasi yang memprihatinkan. Sebanyak 46 orang masih menjalani perawatan intensif, sementara 44 penumpang lainnya telah diperbolehkan pulang.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore