
Ilustrasi digital banking. (Tech Wire Asia)
JawaPos.com–Tahun ini menjadi fase krusial bagi industri bank digital di Indonesia. Setelah beberapa tahun agresif berekspansi, pelaku industri kini menghadapi tantangan baru: membangun dan mempertahankan kepercayaan masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Kinerja awal tahun dari PT Bank Neo Commerce Tbk memberi gambaran arah tersebut. Bank ini mengklaim mencatat laba Rp 136,98 miliar pada kuartal I/2026, namun di saat yang sama menahan laju penyaluran kredit secara signifikan.
Di tengah maraknya layanan keuangan digital, kepercayaan publik menjadi faktor pembeda utama. Hal ini tercermin dari strategi bank yang kini lebih berhati-hati dalam menyalurkan kredit.
Penyaluran kredit BNC turun 17,24 persen secara tahunan menjadi Rp 7,03 triliun. Langkah ini diambil untuk menjaga kualitas pembiayaan, terlihat dari rasio kredit bermasalah (NPL) yang tetap rendah di level 0,43 persen.
Direktur Utama Eri Budiono menyebut kondisi global yang tidak menentu membuat bank perlu lebih disiplin dalam mengelola risiko.
”Di tengah ketidakpastian dan dinamika global, kami menjalankan bisnis secara hati-hati dengan tetap menjaga tata kelola,” ujarnya di Jakarta, Rabu (29/4).
Pendekatan ini mencerminkan pergeseran strategi industri bank digital, dari sebelumnya fokus pada ekspansi cepat, kini menuju pertumbuhan yang lebih sehat dan berkelanjutan.
Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) tercatat Rp 13,42 triliun, sedikit menurun dibanding tahun lalu. Namun, ada perubahan penting dalam perilaku nasabah.
Tabungan justru meningkat 8,62 persen menjadi Rp 3,50 triliun, sementara deposito menurun. Pergeseran ini mendorong rasio dana murah (CASA) ke level 30,34 persen.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
