
Sebanyak 71 persen masyarakat memilih bank digital karena kemudahan transaksi praktis, berdasarkan survei Ipsos 2026. (Pinterest)
JawaPos.com - Survei Persepsi dan Kepuasan Pengguna terhadap Layanan Bank Digital di Indonesia 2026 yang dilakukan Ipsos Indonesia menunjukkan temuan menarik. Sebanyak 71 persen masyarakat memilih bank digital karena kemudahan transaksi praktis.
Bank digital semakin mengambil peran penting dalam aktivitas keuangan masyarakat Indonesia. Jika sebelumnya hanya digunakan sebagai layanan tambahan, kini bank digital mulai menjadi pilihan utama untuk berbagai kebutuhan transaksi sehari-hari, mulai dari top up dompet digital, pembayaran QRIS, hingga transaksi belanja online.
Meningkatnya penggunaan pembayaran non-tunai membuat masyarakat semakin mengutamakan layanan finansial yang praktis, cepat, dan mampu terhubung dengan berbagai platform digital. Kondisi ini membuat bank digital berkembang bukan hanya sebagai tempat menyimpan dana, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem transaksi harian masyarakat.
Pertumbuhan transaksi digital di Indonesia pun terus menunjukkan tren positif. Data Bank Indonesia mencatat volume pembayaran digital mencapai 14,28 miliar transaksi pada triwulan I 2026. Kenaikan juga terjadi pada penggunaan mobile banking, internet banking, hingga transaksi QRIS yang tumbuh 116,45 persen secara tahunan (year on year/yoy).
Di sisi lain, sistem pembayaran ritel seperti BI-FAST juga mencatat peningkatan penggunaan yang signifikan. Hal tersebut mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap layanan transaksi yang cepat, praktis, dan efisien.
Perubahan perilaku konsumen itu tergambar dalam Survei Persepsi dan Kepuasan Pengguna terhadap Layanan Bank Digital di Indonesia 2026 yang dilakukan Ipsos Indonesia. Survei online yang dilakukan pada April 2026 tersebut menunjukkan bahwa kemudahan dan kecepatan transaksi menjadi pertimbangan utama masyarakat dalam memilih bank digital.
Sebanyak 71 persen responden menyebut kemudahan transaksi sebagai alasan utama menggunakan bank digital. Sementara itu, 66 persen lainnya mempertimbangkan kelengkapan fitur transaksi harian seperti QRIS, pembayaran tagihan, hingga dukungan belanja online.
“Hasil ini menunjukkan bahwa pengguna kini semakin selektif dalam memilih layanan keuangan digital. Tidak hanya dari sisi layanan keuangan, tetapi juga kemudahan dalam terhubung dengan berbagai kebutuhan bertransaksi sehari-hari menjadi faktor yang diprioritaskan,” ujar Managing Director Ipsos Indonesia, Hansal Savla.
Dalam praktiknya, aktivitas yang paling sering dilakukan pengguna melalui bank digital adalah pengisian saldo dompet digital dan transaksi belanja online. Hal ini menunjukkan bahwa integrasi dengan ekosistem digital seperti e-commerce dan platform pembayaran menjadi faktor penting dalam penggunaan bank digital saat ini.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Fenerbahce vs Lyon di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027, Tuan Rumah Dilarang Kalah!
Prediksi Skor Dinamo Zagreb vs Viking di Liga Champions: Skuad Modri Datang dengan Modal Bagus!
Prediksi Levski Sofia vs AEK Athens: Misi Besar Tuan Rumah Kembali ke UCL Usai Absen 2 Dekade
Prediksi Skor Vietnam vs Malaysia Leg 2 Semifinal AFF 2026: The Golden Star Warriors Menuju Final!
Profil Putri Juficha, Miss Earth Indonesia 2025 yang Meninggal di Usia Muda
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Ada Andik Vermansah Hingga Leo Lelis, 6 Mantan Pemain Persebaya Memperkuat Tim Promosi
Prediksi Skor Thailand vs Singapura: Gajah Perang Selangkah Lagi ke Final Piala AFF 2026!
Prediksi Skor Slovan Bratislava vs Celje di Kualifikasi Liga Champions 2026/2027
