
ILUSTRASI. Aktivitas bongkar muat peti kemas di Terminal 3 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (5/1/2026).
Berdasarkan data operasional, volume peti kemas yang ditangani mencapai 2.775 TEUs pada Maret 2026, naik dari 2.265 TEUs pada Maret 2025. Peningkatan ini mencerminkan tingginya aktivitas distribusi barang, baik untuk kebutuhan konsumsi masyarakat maupun pergerakan komoditas industri di wilayah Jambi.
Kinerja tersebut juga didukung oleh kondisi perdagangan luar negeri Provinsi Jambi yang tetap kuat. Pada Januari 2026, nilai ekspor tercatat mencapai USD 152,92 juta, jauh melampaui impor sebesar USD 11,16 juta sehingga menghasilkan surplus neraca perdagangan yang cukup besar.
Dominasi ekspor dari sektor industri serta komoditas unggulan seperti turunan kelapa sawit, karet, dan produk kehutanan turut mendorong peningkatan aktivitas logistik di daerah ini. Manager Operasi IPC TPK Area Jambi, Wedhar Tani Aji, menyebut capaian ini merupakan hasil konsistensi perusahaan dalam menjaga kualitas layanan operasional.
“Pertumbuhan ini mencerminkan upaya kami dalam memastikan operasional yang andal, mempercepat layanan bongkar muat, serta memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya, Sabtu (18/4).
Secara rinci, Wehdar menyebut bahwa peningkatan arus peti kemas pada Maret didorong oleh lonjakan pengiriman domestik. Distribusi komoditas semen tercatat meningkat seiring masifnya pembangunan infrastruktur di Jambi. Selain itu, pengiriman kebutuhan pokok seperti beras, tepung, serta makanan dan minuman juga ikut naik, mengikuti tingginya permintaan masyarakat menjelang Lebaran.
Sementara itu, aktivitas impor yang didominasi oleh mesin dan peralatan industri menunjukkan geliat produksi dan pembangunan yang terus berlangsung. Hal ini ikut memperbesar kebutuhan akan layanan logistik yang efisien dan dapat diandalkan.
Untuk menjaga tren positif tersebut, IPC TPK Area Jambi terus memperkuat kesiapan operasional melalui peningkatan kompetensi sumber daya manusia serta optimalisasi peralatan bongkar muat. Upaya ini dilakukan agar seluruh proses di terminal berjalan lancar, aman, dan sesuai standar layanan.
“Kami memandang terminal petikemas Jambi bukan hanya sebagai titik bongkar muat, tetapi sebagai enabler pertumbuhan ekonomi. Dengan kesiapan layanan yang terus kami tingkatkan, kami optimistis dapat mendukung kelancaran arus logistik sekaligus memperkuat daya saing ekonomi daerah dan nasional," tutup Wedhar.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
