
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa (Nurul F/JawaPos.com)
JawaPos.com – Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi tidak ikut naik di tengah lonjakan harga minyak mentah dunia imbas perang Israel-Amerika Serikat (AS) dan Iran. Semestinya harga BBM non subsidi akan otomatis berubah setiap bulannya jika minyak mentah dunia cenderung tinggi.
Konsekuensi dari itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut bahwa selisih antara harga jual dan harga keekonomian untuk BBM jenis non subsidi sementara akan ditanggung oleh PT Pertamina (Persero).
“Sementara sepertinya Pertamina. Sementara, ya,” ujar Purbaya kepada awak media di Wisma Danantara, Jakarta Selatan, dikutip Kamis (2/4).
Lebih lanjut, Purbaya membeberkan bahwa kemampuan PT Pertamina (Persero) untuk menanggung selisih harga tersebut didukung kondisi keuangan perusahaan yang tetap solid. Hal itu tak lepas dari komitmen pemerintah dalam membayar kompensasi energi secara rutin.
Purbaya menjelaskan, pemerintah saat ini terus mempercepat pembayaran kompensasi kepada badan usaha energi. Bahkan, pembayaran dilakukan secara berkala setiap bulan.
“Sekarang pembayaran dari pemerintah lancar, yang kompensasi sekarang kami bayar tiap bulan 70 persen terus-menerus. Jadi, keuangan Pertamina juga amat baik,” bebernya.
Sebagai informasi, kompensasi merupakan dana yang diberikan pemerintah kepada badan usaha seperti Pertamina dan PT PLN (Persero) untuk menutup selisih antara harga jual yang ditetapkan pemerintah dengan harga keekonomian di pasar.
Namun, kompensasi tersebut biasanya hanya berlaku untuk jenis BBM subsidi, seperti Pertalite dan Solar sehingga bisa lebih terjangkau harganya bagi masyarakat.
Sementara itu, harga BBM Non Subsidi seperti halnya Pertamax dan Dex Series akan disesuaikan dengan pasar, dalam hal ini mengacu pada harga minyak mentah dunia.
Namun di tengah dinamika global yang berdampak pada rantai pasok energi, Pemerintah Indonesia justru memilih untuk tidak menyesuaikan harga BBM di dalam negeri.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
