
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan paparan pada konferensi pers APBN KiTa di Jakarta, Rabu (11/3/2026). (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Di tengah isu liar yang menyebut ekonomi Indonesia sedang menuju resesi, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan bantahan. Alih-alih merosot, data terbaru justru menunjukkan sektor manufaktur dan konsumsi masyarakat sedang mengalami akselerasi yang kuat.
Dalam sidang kabinet paripurna bersama Presiden Prabowo Subianto, Purbaya menegaskan bahwa fondasi ekonomi nasional dalam kondisi yang sangat sehat. Hal ini didukung oleh angka Purchasing Manager Index (PMI) manufaktur bulan Februari yang mencapai level 53,8, angka tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.
Menkeu menyoroti adanya opini negatif dari pengamat yang menyebut ekonomi Indonesia sedang "morat-marit". Namun, ia mematahkan argumen tersebut dengan data Mandiri Spending Index yang terus menanjak dan angka penjualan ritel yang tumbuh signifikan.
"Sengaja saya taruh di sini karena di luar banyak yang bilang kita sudah resesi Pak. Ekonom-ekonom yang agak aneh itu bilang kita sudah resesi tinggal hancurnya. Padahal kalau kita dari tadi PMI naik ke level yang tinggi," ujar Purbaya, Jumat (13/3).
Ia juga menambahkan, keyakinan konsumen berada di level 125,2. Angka ini menjadi bukti kuat bahwa daya beli masyarakat sebenarnya masih sangat terjaga meski tantangan global terus mengintai.
Sektor Otomotif dan Investasi Asing Moncer
Indikator lain yang menunjukkan geliat ekonomi adalah melonjaknya penjualan mobil hingga 12,2 persen pada Februari lalu. Pertumbuhan ini berbanding terbalik dengan kondisi tahun lalu yang sempat terkontraksi.
Kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia juga dinilai tetap stabil. Meski kondisi global sedang "gonjang-ganjing", aliran modal asing (capital flow) terpantau tetap masuk ke pasar saham dan instrumen SRBI pada Maret 2026.
"Jadi kita jauh dari apa yang disebut ekonominya morat-marit kata ekonom-ekonom di luar itu Pak, di TikTok banyak yang ngomong gitu," tegasnya.
Inflasi Terkendali, Ruang Tumbuh Masih Lebar

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
