
PT Sarinah sediakan diskon hingga 50 persen dan rangkaian budaya unik sambut Lebaran 2026 di Jakarta. (dok. Sarinah)
JawaPos.com - Menyambut Ramadhan dan musim libur Lebaran 2026, PT Sarinah membidik kenaikan jumlah pengunjung sebesar 15 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Target tersebut sejalan dengan meningkatnya mobilitas masyarakat selama Ramadhan.
Ramadhan dan Lebaran dikenal sebagai periode dengan pergerakan masyarakat tertinggi sepanjang tahun. Berdasarkan proyeksi nasional, arus mudik tahun ini diperkirakan melibatkan hingga 144 juta orang, dengan Jakarta menjadi salah satu titik simpul utama sebelum dan setelah perjalanan mudik.
Selain itu, pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) yang umumnya berlangsung satu hingga dua minggu sebelum Idulfitri turut mendorong lonjakan konsumsi domestik.
Direktur Komersial InJourney, Veronica H. Sisilia, menyatakan bahwa Ramadhan 2026 menjadi momentum penting dalam ekosistem grup.
“Sebagai holding BUMN di sektor aviasi dan pariwisata, InJourney berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman berwisata yang lebih seamless yang mengutamakan kesiapan dan keselamatan wisatawan di setiap titik perjalanan dari bandara, hotel, dan destinasi wisata di bawah pengelolaan InJourney,” kata Veronica dalam keterangannya.
Ia menambahkan, Sarinah memegang peran strategis sebagai salah satu titik sentuh utama dalam ekosistem tersebut.
“Momentum ini menjadi periode krusial, di mana mobilitas dan konsumsi domestik meningkat signifikan. Sarinah kami harapkan sebagai Cultural Experience Center, tak hanya sekedar ruang transaksi namun juga ruang interaksi budaya dan gaya hidup yang melengkapi perjalanan wisatawan,” tambahnya.
Sejalan dengan itu, Sarinah memperkirakan puncak transaksi akan berlangsung pada 6–13 Maret 2026, bertepatan dengan periode pencairan THR. Pada Ramadhan tahun sebelumnya, jumlah pengunjung tercatat mencapai 611 ribu orang, dan tahun ini perusahaan optimistis mampu melampaui angka tersebut.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Sarinah, Raisha Syarfuan, menegaskan bahwa Ramadhan menjadi momen strategis untuk memperkuat identitas perusahaan.
“Ramadhan bagi PT Sarinah adalah momentum untuk mempertegas positioning kami sebagai Cultural Experience Centre. Kami tidak hanya menawarkan promosi, tetapi menghadirkan pengalaman yang terkurasi mulai dari Malam Berkah Extra sebagai penggerak transaksi, Gema Ramadan yang mengangkat tradisi Nusantara, hingga focal point atrium yang menjadi simbol ruang berbagi. Kami ingin setiap kunjungan ke Sarinah terasa bermakna, bukan sekadar berbelanja.” jelas Raisha.
Program unggulan tahun ini adalah Happy Hours bertajuk Malam Berkah Extra yang digelar pada 6-8 Maret 2026 pukul 20.00–22.00 WIB, dengan potongan harga hingga 50 persen. Skema promosi berbasis waktu ini difokuskan untuk mengoptimalkan momen belanja malam setelah berbuka puasa, khususnya pada periode pencairan THR.
Tidak hanya berorientasi pada transaksi, Sarinah juga memperkaya suasana Ramadhan melalui rangkaian Gema Ramadhan. Program ini menghadirkan beragam tradisi seperti pawai obor dan marawis dalam Gema Lentera Ramadhan, pertunjukan Rampak Bedug lewat Gema Bedug Raya, penampilan angklung bernuansa Ramadhan, serta kegiatan Ngabuburit di Sarinah yang melibatkan berbagai komunitas. Pendekatan ini mempertegas peran Sarinah sebagai ruang budaya sekaligus ruang interaksi publik.
Dari sisi tata ruang, Sarinah menghadirkan instalasi atrium bertema Pedesaan Nusantara yang terinspirasi dari budaya Sumatera Selatan. Instalasi payung bertingkat yang dihiasi 50 kain songket Palembang menjadi pusat perhatian visual, menghadirkan nuansa hangat yang merepresentasikan nilai kekeluargaan dan semangat berbagi khas daerah tersebut.
Selain itu, gazebo yang terinspirasi dari ukiran Rumah Limas Palembang dijadwalkan terpasang mulai 9 Maret 2026. Dalam filosofi budaya Sumatera Selatan, Rumah Limas bukan sekadar hunian, tetapi juga ruang berkumpul keluarga besar dan tempat berlangsungnya tradisi adat yang mempererat relasi sosial. Konsep ini dihadirkan kembali di Sarinah sebagai elemen visual sekaligus area pembagian takjil gratis bagi pengunjung selama Ramadhan.
Untuk mengakomodasi lonjakan kunjungan, Sarinah menyesuaikan jam operasional selama periode Lebaran. Pada Malam Takbiran, operasional berlangsung pukul 10.00-20.00 WIB, sedangkan pada Hari Raya pukul 12.00-22.00 WIB. Setelah itu, jam operasional kembali normal.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022