Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono. (dok. Kemenkop)
JawaPos.com - Kementerian Koperasi bersama kementerian dan lembaga terkait mengakselerasi penerima manfaat Program Keluarga Harapan (PKH) dari Kementerian Sosial untuk bergabung menjadi anggota Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih.
Keterangan tertulis Kementerian Koperasi menyebutkan langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan derajat kehidupan penerima manfaat secara bertahap sehingga mampu keluar dari jerat kemiskinan ekstrem.
Dalam acara Kolaborasi Koperasi Desa Merah Putih dengan Program Keluarga Harapan di Desa Ranjeng, Kabupaten Serang, Menteri Koperasi Ferry Juliantono menegaskan bahwa koperasi desa tidak hanya berfungsi sebagai wadah bisnis, tetapi juga memiliki peran sosial yang kuat.
“Dengan tambahan dari penerima manfaat PKH Kemensos menjadi anggota Kopdes Merah Putih tentu akan menambah partisipasi masyarakat sehingga mereka bisa berbelanja kebutuhan sehari-hari mulai dari bahan pokok hingga barang bersubsidi pemerintah,” ujar dia, dikutip Rabu (25/2).
Ferry menekankan agar Kopdes Ranjeng dikelola secara serius setelah seluruh bangunan fisik dinyatakan selesai dan layak beroperasi.
Dengan bergabungnya penerima PKH, jumlah anggota menurutnya akan semakin besar sehingga potensi pertumbuhan koperasi lebih cepat.
“Kopdes ini akan menjadi instrumen pemutar uang di Desa Ranjeng sehingga menjadi penggerak ekonomi di sini dan secara agregat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional,” katanya.
Ia juga menyebut secara nasional, ribuan Kopdes/Kel Merah Putih telah menyelesaikan pembangunan aset fisik berupa gerai, gudang, dan sarana pendukung lainnya.
Di Kabupaten Serang terdapat delapan unit Kopdes/Kel Merah Putih yang dinyatakan selesai 100 persen.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menegaskan pentingnya kolaborasi antarkementerian untuk memajukan desa. Dirinya menyebut Kopdes Merah Putih sebagai instrumen pemerataan kesejahteraan.
“Sekurang-kurangnya 20 persen seluruh keuntungan (Kopdes) akan kembali sebagai pendapatan desa,” ujar dia.
Sementara itu, Menteri Sosial Syaifullah Yusuf menekankan bahwa penerima bansos tidak hanya menerima perlindungan, tetapi juga diarahkan menuju pemberdayaan melalui koperasi desa.
“Kalau para penerima manfaat PKH ini masuk menjadi anggota Kopdes, setiap akhir tahun akan dapat SHU (Sisa Hasil Usaha). Ini dimaksudkan agar bapak ibu lebih berdaya, mandiri, dan sejahtera,” katanya.
Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko menambahkan program kerakyatan seperti Kopdes Merah Putih, BUMDes, dan Sekolah Rakyat dijalankan secara sistematis untuk membangun ekosistem pemberdayaan masyarakat.

Prediksi Skor Tanjung Verde vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: Misi Blue Sharks Pulangkan Green Falcons
Prediksi Skor Mesir vs Iran di Piala Dunia 2026: The Pharaohs Selangkah Lagi ke 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026: Pembuktian Romelu Lukaku Belum Habis!
Prediksi Skor Uruguay vs Spanyol di Piala Dunia 2026: La Roja Tak Ingin Tersandung, La Celeste Wajib Menang
Prediksi Skor Aljazair vs Austria di Piala Dunia 2026: Tiket 32 Besar Dipertaruhkan, Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Kroasia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Duel Penentu Tiket 32 Besar, Hasil Imbang Skenario Paling Masuk Akal
Prediksi Skor RD Kongo vs Uzbekistan di Piala Dunia 2026: Duel Sengit di Laga Terakhir Fase Grup
Prediksi Skor Senegal vs Irak di Piala Dunia 2026: Sadio Mane Jadi Kunci Kalahkan Singa Mesopotamia
Prediksi Afrika Selatan vs Kanada di 32 Besar Piala Dunia 2026: Bafana Bafana Ukir Sejarah!
Prediksi Skor Panama vs Inggris: Three Lions Sedang Tak Ideal, Harry Kane Ingin Kembali ke Jalur Gol
