
Pejabat Sementara (Pjs) Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Hasan Fawzi (Nurul F/JawaPos.com)
JawaPos.com — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) merespons langkah Bareskrim Polri yang melakukan penggeledahan di Kantor PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (3/2). Penggeledahan itu dilakukan terkait dugaan praktik manipulasi pasar atau yang dikenal sebagai “saham gorengan” hingga telah ditetapkan tiga tersangka.
Pejabat sementara (Pjs) Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (PMDK) OJK, Hasan Fawzi, menyampaikan pihaknya menghormati setiap langkah penegakan hukum yang dilakukan aparat penegak hukum.
"OJK menghormati langkah-langkah penegakan hukum yang dilakukan oleh aparat penegak hukum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan," kata Hasan kepada wartawan di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (4/2).
Ia menjelaskan, OJK tengah merapikan dan mendalami temuan-temuan pengawasan sebelum menentukan langkah lanjutan. Regulator tidak menutup kemungkinan akan membuka sebagian hasil pengawasan kepada publik.
“Kami sedang melakukan pengumpulan data hasil pengawasan yang kami lakukan sebelumnya dan jika diperlukan nanti kami akan sampaikan sebagai bagian keterbukaan informasi hasil pengawasan dimaksud,” jelasnya.
Hasan menegaskan bahwa OJK menghormati penuh proses hukum yang sedang berjalan. Menurutnya, tindakan Bareskrim merupakan bagian dari mekanisme penegakan hukum yang sah dan sejalan dengan aturan yang berlaku.
Lebih jauh, ia menilai penindakan ini sejalan dengan agenda besar reformasi integritas pasar modal yang tengah dipercepat OJK. Penegakan hukum dinilai krusial untuk menjaga kepercayaan investor dan stabilitas pasar.
“Sejalan dengan percepatan Reformasi Integritas Pasar Modal, penegakan hukum merupakan bagian dari upaya menjaga integritas dan kepercayaan terhadap pasar modal agar dapat berjalan secara sehat, adil, dan berkelanjutan,” jelas Hasan.
OJK juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat pengawasan dan membuka ruang koordinasi dengan aparat penegak hukum. Sinergi antar-lembaga disebut penting untuk memberantas praktik manipulasi pasar.
“Sebagaimana yang telah kami sampaikan sebelumnya, OJK memberikan perhatian serius terhadap penguatan pengawasan dan integritas pasar modal, serta siap bekerja sama dan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum dan semua pihak terkait, sesuai dengan kewenangannya,” pungkasnya.

Sah! Nathalie Holscher Resmi Dinikahi Aripat, Maskawinnya Berupa Uang Rp 2.272.026
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mentan Amran Terbang ke Jatim Pukul 06.00 WIB, Borong Inovasi ITS: Benih Jagung, Traktor Amfibi, hingga Alat Panjat Kelapa
Roberto Carlos Ungkap Tiga Pemain Terbaik Sepanjang Masa, Lionel Messi dan Pele Tak Masuk!
2 Alasan Vicky Prasetyo Belum Menjenguk Fangfang yang Sudah Melahirkan Buah Hatinya
Komentar Pedas Zlatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2026 Bikin Heboh, Ini Deretan Frasa Ikoniknya
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah Digelar Tertutup, Ini yang Terjadi di Dalam Ruangan
