
Penebusan pupuk bersubsidi oleh petani. (Istimewa)
JawaPos.com–Penyaluran pupuk bersubsidi oleh PT Pupuk Indonesia (Persero) pada hari pertama 2026 berjalan lancar sesuai arahan pemerintah. Sejak 1 Januari 2026 pukul 00.00 waktu setempat, pada periode pukul 00.00 sampai dengan 00.30 WIB tercatat sebanyak 208 transaksi penebusan pupuk bersubsidi yang berasal dari beberapa provinsi di Indonesia.
Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi mengatakan keberhasilan ini adalah wujud nyata dari komitmen Pupuk Indonesia dalam menjaga ketersediaan pupuk bagi petani.
”Pupuk Indonesia menjalankan penugasan pemerintah untuk memastikan pupuk bersubsidi tersedia dan dapat diakses petani, bahkan sejak detik pertama pergantian tahun. Upaya ini menjadi bagian dari transformasi industri pupuk untuk mendukung swasembada pangan,” ujar Rahmad.
Petani di berbagai daerah di Indonesia pun mengapresiasi upaya Pupuk Indonesia dalam mempermudah penebusan pupuk bersubsidi sejak malam pergantian tahun. Suhaeri, petani asal Kabupaten Jember tercatat sebagai petani yang pertama kali menebus pupuk bersubsidi pada 1 Januari 2026.
Hal ini dilakukan lantaran dia telah mendengar informasi pemerintah bahwa pupuk bersubsidi dapat ditebus pada malam pergantian tahun. Terlebih tempat tinggalnya berdekatan dengan kios resmi, serta ingin menggunakan pupuk di awal 2026.
”Karena dari jauh-jauh hari, saya mendapatkan info bahwa pada jam 00.00 WIB, diawal tahun bisa melaksanakan penebusan pupuk, berhubung kios UD Aneka dekat dekat rumah saya, jadi saya mencoba menebus, dan ternyata alhamdulillah berhasil. Per 1 Januari 2026 saya berhasil menebus pupuk urea dan NPK Phonska di UD Aneka di jam 00.01 lewat 34 detik dengan aplikasi I-Pubers. (Penebusannya) cukup pakai KTP dan bayar dengan tunai, alhamdulillah penebusan mudah dan lancar. Terima kasih kepada Pemerintah, Kementerian Pertanian dan Pupuk Indonesia,” tutur Suhaeri.
Penebusan pupuk bersubsidi pada malam pergantian tahun pun mendapat antusias tinggi dari para petani terdaftar. Sarino petani asal Kutoarjo, Kabupaten Purworejo, mengaku terbantu karena dapat menebus pupuk subsidi di titik serah sejak 1 Januari pukul 00 di titik serah.
”Kami sangat senang karena dapat menebus pupuk bersubsidi pada 1 Januari 2026 dengan mudah. Terima kasih Presiden Prabowo Subianto dan Pupuk Indonesia. Saya bisa menebus pupuk bersubsidi di tahun 2026 meskipun masih dini hari (pukul 00.01 WIB),” ujar Sarino.
Penebusan pupuk bersubsidi dilakukan petani di wilayah timur Indonesia. Seperti yang dilakukan Fahchur Hamid petani asal Telaga Sari, Kabupaten Merauke. ”Alhamdulilah, penebusan perdana 1 Januari 2026 berjalan lancar dan tidak ada kendala,” ujar Fahchur.
Komitmen pemerintah dalam menyediakan pupuk bersubsidi disambut positif oleh Sahrul, petani asal Cakranegara, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dia mengapresiasi pemerintah yang telah menyediakan stok pupuk bersubsidi sejak awal tahun.
”Alhamdulillah, pada 1 Januari 2026, kita telah bisa menebus pupuk bersubsidi di kios, terima kasih kepada Pemerintah dan Menteri Pertanian yang telah menyediakan pupuk bagi petani,” ungkap Sahrul.
Pupuk Indonesia juga terus memastikan kesiapan stok dan distribusi guna mendukung kelancaran penyaluran pupuk bersubsidi di awal tahun, sehingga petani tetap dapat memperoleh pupuk tepat waktu. Per 1 Januari 2026, total stok pupuk baik subsidi maupun nonsubsidi nasional mencapai 1,04 juta ton dan siap disalurkan melalui jaringan infrastruktur distribusi fisik berupa ratusan gudang, rute kapal laut, serta jalur darat untuk menjangkau seluruh titik serah.
Selain kesiapan stok, sistem digital Command Center dan aplikasi i-Pubers juga memastikan proses penyaluran dan penebusan pupuk bersubsidi tetap berjalan real-time, lancar, dan akuntabel, termasuk pada saat pergantian tahun, serta sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).
Direktur Utama Pupuk Indonesia Rahmad Pribadi menyatakan, keberhasilan penyaluran pupuk bersubsidi dengan tepat waktu di awal 2026 ini tidak terlepas dari dukungan pemerintah melalui Peraturan Presiden Nomor 113 Tahun 2025.
”Kebijakan ini memberikan kepastian penyaluran pupuk sejak awal tahun. Pupuk Indonesia akan terus menjalankan peran sesuai mandat untuk mendukung ketahanan dan swasembada pangan nasional,” terang Rahmad.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022