Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 1 September 2026 | 21.41 WIB

BPS Laporkan Produksi Padi dan Jagung Juli 2026 Kompak Turun

Petani membawa hasil panen padi yang gagal di Desa Weninggalih, Jonggol, Bogor, Minggu (05/07/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Petani membawa hasil panen padi yang gagal di Desa Weninggalih, Jonggol, Bogor, Minggu (05/07/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Badan Pusat Statistik (BPS), mencatat produksi padi dan jagung di Indonesia pada Juli 2026 mengalami penurunan jika dibandingkan dengan catatan pada Juli 2025.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, mengatakan realisasi luas panen padi pada bulan Juli 2026 mencapai 0,93 juta hektare, atau turun 1,05 persen dibanding Juli 2025 yang seluas 0,94 juta hektare.

“Seiring penurunan luas panen tersebut, produksi padi diperkirakan turun 1,00 persen, dari 4,80 juta ton GKG pada Juli 2025 menjadi 4,75 juta ton GKG pada Juli 2026,” ujar Ateng dalam konferensi pers, di Jakarta, Selasa (1/9).

Ateng mengatakan, hal tersebut juga berpengaruh terhadap jumlah produksi beras yang tercatat mencapai 2,74 juta ton pada Juli 2026 atau turun 0,99 persen jika dibandingkan Juli tahun lalu.

Ia menjelaskan, secara kumulatif, realisasi luas panen padi selama Januari-Juli 2026 mencapai 7,24 juta hektare atau naik 0,57 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Selain itu, BPS memperkirakan potensi luas panen pada tiga bulan berikutnya atau pada bulan Agustus hingga Oktober 2026 akan turun 1,29 persen dibanding periode yang sama tahun lalu, menjadi 3,07 juta hektare.

“Potensi produksi padi tiga bulan ke depan diperkirakan 16,18 juta ton GKG (turun 0,92 persen), sementara produksi beras diperkirakan 9,33 juta ton (turun 0,90 persen),” ujarnya.

Sementara itu, realisasi luas panen jagung selama bulan Juli 2026 mencapai 0,23 juta hektare atau turun 6,06 persen dibanding Juli 2025.

Penurunan terjadi seiring penurunan luas panen, produksi jagung pipilan kering kadar air 14 persen atau JPK KA 14 persen pada Juli 2026 diperkirakan mencapai 1,38 juta ton atau turun 6,33 persen dibanding Juli tahun lalu.

Editor: Estu Suryowati
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore