
Pemerintah menghimpun pajak senilai Rp 12,24 triliun dari sektor usaha ekonomi digital sepanjang Januari hingga November 2025. (ANTARA)
JawaPos.com - Pemerintah menghimpun pajak senilai Rp 12,24 triliun dari sektor usaha ekonomi digital sepanjang Januari hingga November 2025. Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Rosmauli mengatakan, realisasi penerimaan pajak dari sektor usaha ekonomi digital mencerminkan makin besarnya kontribusi ekonomi digital terhadap penerimaan negara.
Secara rinci, penerimaan dari pajak pertambahan nilai (PPN) perdagangan melalui sistem elektronik (PMSE) tercatat sebesar Rp 9,19 triliun, pajak atas aset kripto Rp 719,61 miliar, pajak fintech (P2P lending) Rp 1,24 triliun, dan pajak Sistem Informasi Pengadaan Pemerintah (SIPP) Rp 1,09 triliun.
Untuk PPN PMSE, total setoran sejak 2020 hingga 2025 mencapai Rp 34,54 triliun, yang diserahkan oleh 215 PMSE dari 254 perusahaan yang ditunjuk.
Untuk pajak kripto, total penerimaan mencapai Rp 1,81 triliun sepanjang 2022 hingga 2025. Penerimaan pajak kripto tersebut terdiri dari Rp 932,06 miliar penerimaan pajak penghasilan (PPh) 22 atas transaksi penjualan dan Rp 875,23 miliar penerimaan PPN dalam negeri (DN).
Berikutnya, total setoran masuk dari P2P lending mencapai triliun sepanjang 2022 hingga 2025.
Penerimaan pajak dari sektor ini terdiri dari tiga jenis pajak, di antaranya PPh 23 atas bunga pinjaman yang diterima wajib pajak dalam negeri (WPDN) dan bentuk usaha tetap (BUT) sebesar Rp 1,17 triliun, PPh 26 atas bunga pinjaman yang diterima wajib pajak luar negeri (WPLN) sebesar Rp 724,5 miliar, dan PPN DN atas setoran masa Rp 2,37 triliun.
Untuk SIPP, total penerimaan tercatat sebesar Rp3,94 triliun dari 2022 hingga 2025, terdiri atas PPh Pasal 22 sebesar Rp 284,42 miliar dan PPN sebesar Rp 3,65 triliun.
Dengan demikian, total setoran dari sektor usaha ekonomi digital mencapai Rp 44,55 triliun hingga 30 November 2025.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku SepekanÂ
