
Ferry Irwandi Laporkan Kondisi Mencekam di Aceh Tamiang: Kelaparan, Kehausan, Tak Ada Listrik dan Air Bersih. (IG Ferry Irwandi)
JawaPos.com - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara Indonesia) dan Badan Pengatur BUMN menegaskan komitmennya untuk mendukung pemulihan pasca bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Hal ini sejalan dengan sejumlah upaya pemulihan yang terus dilakukan oleh sejumlah BUMN. Meliputi sektor jaringa kelistrikan, jaringan telekomunikasi, dan penyediaan air bersih serta Bahan Bakar Minyak (BBM).
CEO Danantara Indonesia menyampaikan bahwa perihal kelistrikan PT Perusahaan Listrik Negara atau PLN (Persero) menjadi garda terdepan dengan memulihkan jaringan utama sekaligus mengerahkan suplai kelistrikan darurat.
Sejumlah hal yang sedang diupayakan adalah memastikan tersedianya suplai listrik di kawasan terisolir, seperti di Aceh Tamiang. Ia menyebut PLN akan mengirim genset 66.000 watt dari langsa dan dipastikan listrik di RSUD Muda Sedia dan Tamiang Sport Center sudah menyala.
"Di Aceh Tamiang, PLN memastikan tersedianya suplai listrik RSUD Muda Sedia dan posko pengungsian melalui pengiriman genset 66.000 watt dari Langsa, sementara Tamiang Sport Center berhasil menyala untuk mendukung proses evakuasi, logistik, dan pendataan warga," kata Rosan dalam keterangan tertulis, Rabu (10/12).
Tak hanya itu, PLN juga mengoperasikan genset 33.000 watt bagi PDAM untuk memulihkan layanan air bersih, serta menyiapkan genset 100.000 watt dari Banda Aceh untuk menjaga layanan publik dan pemerintahan tetap berjalan.
Sementara itu, di Aceh Tengah, PLN bersama BNPB dan TNI telah menerbangkan genset 250 kVA seberat 3,6 ton ke RSUD Datu Beru menggunakan helikopter setelah seluruh akses darat terputus.
"Intervensi cepat ini menjadi penopang utama layanan kesehatan dan memastikan aktivitas kritis tetap berlangsung di masa tanggap darurat," ujarnya.
Sebelumnya, PT PLN (Persero) mengakui pemulihan jaringan listrik di sejumlah wilayah terdampak bencana di Aceh masih membutuhkan waktu. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyebut masih banyak titik terisolasi yang belum bisa dialiri listrik secara penuh akibat kerusakan jaringan dan akses yang sulit dijangkau.
Darmawan menjelaskan, sebelumnya ada empat kabupaten yang dalam kondisi gelap total akibat dampak bencana. Mulai dari Takengon, Bener Meriah, Aceh Tamiang, hingga Aceh Gayo Lues.
“Ada empat kabupaten yang masih terisolasi. Yaitu pertama adalah Kabupaten Aceh Tengah ibu kotanya Takengon, yang pada saat itu masih gelap gulita,” kata Darmawan dalam konferensi pers secara daring, dikutip Rabu (10/12).
“Kemudian juga Bener Meriah yang ibu kotanya Simpang Tiga Redelong, pada saat itu juga gelap gulita. Serta Aceh Tamiang dengan ibu kotanya Kuala Simpang yang masih gelap gulita. Juga Aceh Gayo Lues dengan ibu kotanya Blangkejeren yang masih gelap gulita,” tambahnya.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
