
Para peserta Business Connect – Rocket Day 2025 di Aula At-Taqwa, Jalan Jenggala, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Sabtu (6/12/2025). (Istimewa)
Reza menyoroti tumbuhnya ekonomi kreator dan urgensi pendidikan digital. Sedangkan Arza mengulas strategi personal branding dan monetisasi konten. Sementara Yuana mengajak peserta memahami kebutuhan pengguna dalam membangun solusi digital dari nol.
Diskusi ini dinilai memperkaya perspektif peserta dalam merancang model bisnis berkelanjutan. Rangkaian acara mencapai puncak ketika memasuki sesi Business Matching, forum yang memberikan kesempatan bagi Rocketpreneurs untuk berdialog langsung dengan calon investor dan mitra industri.
Mereka membahas pendanaan, distribusi produk, strategi pemasaran, hingga peluang ekspansi. Business matching menjadi elemen penting dalam Rocket Day karena menghadirkan ruang yang terarah bagi terciptanya hubungan bisnis yang relevan dan berkelanjutan. Para founder juga menunjukkan profesionalisme dalam pitching, presentasi, dan negosiasi.
Dampak Sosial Ekonomi
Kegiatan Business Connect – Rocket Day 2025 memberikan serangkaian dampak sosial-ekonomi yang signifikan bagi para peserta. Keterlibatan Top 25 brand dalam rangkaian showcase membuka peluang kolaborasi lintas sektor, mempertemukan para pelaku usaha muda dengan calon mitra strategis yang relevan.
Melalui forum interaksi ini, sejumlah kerja sama mulai terbentuk, membawa dampak langsung terhadap ekspansi pasar, proses digitalisasi, serta peningkatan profesionalisme bisnis pada setiap brand yang terlibat.
Para pelaku usaha juga terdorong untuk naik kelas berkat pemahaman yang lebih kuat mengenai branding digital, strategi kemitraan, akses pendanaan, serta kesiapan dalam membuka cabang dan menjalin kolaborasi industri.
Di sisi lain, kegiatan ini memperkuat ekosistem kewirausahaan muda yang berbasis kreativitas, kolaborasi, dan kemandirian ekonomi.
Nilai potensi ekonomi yang tercapai mencapai Rp4,17 miliar, diperkuat dengan terlaksananya empat nota kesepahaman (MoU) yang memuat kerja sama strategis untuk tahun 2026.
Selain itu, muncul pula puluhan peluang follow-up meeting antara brand peserta dengan mitra bisnis sebagai langkah awal menuju kerja sama yang lebih konkret.
Berbagai sektor seperti F&B, petfood, fashion, wedding, edukasi, dan teknologi mulai membuka peluang kemitraan, distribusi, dan pembukaan cabang.
Dari sisi kapasitas peserta, kegiatan ini memberikan peningkatan signifikan dalam profesionalisme presentasi, kemampuan pitching, serta keterampilan negosiasi bisnis.
Para peserta juga memperoleh penguatan jejaring yang lebih luas, terhubung dengan komunitas, sekolah, perusahaan, hingga manajemen KOL.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
