
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Istimewa)
JawaPos.com-Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memangkas dana insentif fiskal alias hadiah untuk Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota yang berhasil menurunkan angka stunting di daerah masing-masing pada 2025.
Purbaya tercatat hanya menyiapkan insentif fiskal untuk daerah sebesar Rp 300 miliar dari sebelumnya Rp 775 miliar pada 2024. Dengan begitu, pemerintah telah memangkas insentif fiskal kinerja penurunan stunting sebesar Rp 475 miliar.
Pemangkasan insentif fiskal itu sebagaimana tertuang dalam Keputusan Menteri Keuangan (KMK) Nomor 330 Tahun 2025 tentang Penetapan Pengalokasian dan Persyaratan Penyaluran Serta Rincian Alokasi Dana Insentif Fiskal Tahun Anggaran 2025 untuk Penghargaan Kinerja Tahun Berjalan Kategori Penurunan Stunting Menurut Provinsi/Kabupaten/Kota.
"Menetapkan alokasi Dana Insentif Fiskal tahun anggaran 2025 untuk penghargaan kinerja tahun berjalan kategori penurunan stunting sebesar Rp 300.000.000.000,00 (tiga ratus milliar rupiah)," bunyi informasi dalam keputusan Menkeu tersebut, Selasa (11/11).
Dalam aturan yang telah diteken Purbaya pada Senin (10/11) juga disebutkan bahwa jika terdapat sisa dari dana insentif fiskal tersebut, sisa dana akan digunakan sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan mengenai pengelolaan dana insentif fiskal atas pencapaian kinerja daerah.
Selain itu, Purbaya juga menetapkan bahwa jumlah daerah yang berhak mendapatkan insentif fiskal ini ada sebanyak 50 provinsi/kabupaten/kota. Rinciannya, terdiri atas sebanyak 3 provinsi, 38 kabupaten, dan 9 kota.
Jumlah penerima tersebut menjadi lebih sedikit dibandingkan dengan realisasi 2024 yang mencapai sebanyak 130 daerah yang terdiri atas 9 provinsi, 22 kota, dan 99 kabupaten.
Sebagai contoh, pada 2024, Pemerintah Provinsi Lampung dan Kabupaten Tanggamus menerima apresiasi dari Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin, berupa dana Insentif Fiskal Stunting 2024 atas keberhasilannya dalam menurunkan stunting.
Penyerahan dana insentif fiskal berjumlah 5.960.266.000 tersebut diterima Penjabat (Pj) Bupati Tanggamus Mulyadi Irsan dan dihadiri Pj. Gubernur Lampung, Samsudin dalam acara Rakornas Perpecataan Penurunan Stunting 2024 di Jakarta, Rabu (4/9).
Dengan alokasi anggaran yang dipangkas, kemungkinan besar setiap provinsi dan kabupaten/kota akan memperoleh insentif fiskal lebih kecil daripada 2024.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
