
Emas Antam. (Dok. JawaPos.com)
JawaPos.com - Harga emas Antam tercatat melonjak sebesar Rp 27.000 menjadi Rp 2.287.000 per gram pada perdagangan Kamis (6/11).
Harga emas Antam ini tercatat melonjak dibandingkan dengan perdagangan sebelumnya pada Rabu (4/11) yang dibanderol Rp 2.260.000 per gram.
Harga yang naik juga berlaku untuk penjualan kembali atau buyback sebesar Rp 27.000 menjadi Rp 2.152.000 per gram.
Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan buyback sebelumnya yang dikenakan Rp 2.125.000 per gram.
Dengan begitu, jika masyarakat ingin menjual emas koleksinya akan dikenakan harga senilai Rp 2.152.000 per gram.
Bagi pemilik emas batangan yang telah dibeli sejak November tahun 2022 atau sekitar tiga tahun ke belakang, maka harga jual yang diperoleh sangat menguntungkan alias cuan. Pasalnya, harga emas pada 26 November 2022 berada di level Rp 936.000 per gram.
Jika saja memiliki 5 gram dengan harga beli mencapai Rp 4.680.000, apabila dijual saat ini maka akan laku sebesar Rp 11.435.000 (belum termasuk pajak).
Dengan begitu, keuntungan yang diperoleh secara total dari penjualan 5 gram emas Antam tahun 2022 tersebut sebesar Rp 6.755.000.
Di sisi lain, mengutip Reuters, harga emas dunia naik lebih dari 1 persen karena investor menghindari aset-aset berisiko meskipun data penggajian swasta AS lebih kuat dari perkiraan.
Harga emas spot naik 1,3 persen menjadi USD 3.983,89 per troy ounce, sedangkan harga emas berjangka AS untuk pengiriman Desember naik 0,8 persen dan ditutup sebesar USD 3.992,90 per troy ounce.
Jumlah lapangan kerja swasta Amerika Serikat (AS) meningkat sebesar 42.000 bulan lalu, melampaui perkiraan Reuters sebesar 28.000, menurut laporan ketenagakerjaan ADP pada hari Rabu (5/11) waktu setempat.
Pasar tenaga kerja yang kuat biasanya mengurangi kemungkinan penurunan suku bunga dan dapat mempertahankan suku bunga lebih tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama.
Sementara itu, Federal Reserve memangkas suku bunga AS minggu lalu, dengan Ketua Jerome Powell mengindikasikan bahwa itu bisa menjadi pengurangan terakhir tahun ini.
Pedagang melihat peluang 63 persen terjadinya pemotongan suku bunga lagi pada bulan Desember, turun dari lebih dari 90 persen minggu lalu.
Emas yang tidak menghasilkan imbal hasil cenderung berkinerja baik dalam lingkungan suku bunga rendah dan selama masa ketidakpastian ekonomi.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022