
Sejumlah pekerja beraktivitas di konstruksi Jakarta Sewerage System (JSS) Pluit, Jakarta, Kamis (30/10/2025). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pekerja dengan penuh waktu alias fulltime mengalami penurunan sebesar 0,75 persen poin menjadi 67,32 persen dan tersisa sebanyak 98,65 juta orang per Agustus 2025.
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh. Edy Mahmud mengatakan, angka itu tercatat lebih rendah daripada proporsi pekerja penuh waktu yang sebesar 68,07 persen pada Agustus 2024. "Saya sampaikan penduduk bekerja menurut kategori jam kerja. Pada Agustus 2025, persentase pekerja yang bekerja penuh lebih dari 35 jam per minggu sebesar 67,32 persen atau sekitar 98,65 juta orang," kata Edy dalam rilis BPS di Jakarta, Rabu (5/11).
BPS juga mencatat adanya peningkatan jumlah pekerja tidak penuh alias paruh waktu sebesar 32,68 persen atau sekitar 47,89 juta orang. Untuk diketahui, pekerja penuh waktu yang dimaksud merupakan mereka yang bekerja lebih dari 35 jam, sedangkan paruh waktu mereka yang bekerja 1-34 jam.
"Dengan demikian, proporsi pekerja dengan jam kerja tidak penuh yaitu antara 1 sampai dengan 30 jam selama seminggu sebesar 32,68 persen atau sekitar 47,89 juta orang," tambahnya.
Di sisi lain, BPS juga mencatat pekerja setengah pengangguran yang masih tinggi pada Agustus 2025 mencapai 7,91 persen, dibandingkan dengan Agustus 2024 yang tercatat sebesar 7,99 persen.
"Di antara pekerja yang tidak penuh, tingkat setengah pengangguran yaitu bekerja dengan jam kerja di bawah 35 jam seminggu dan masih berusaha untuk mencari pekerjaan mengalami penurunan menjadi 7,91 persen dari sebelumnya 7,99 persen pada bulan Agustus tahun 2024," ujarnya.
Sementara itu, dari 218,17 juta penduduk usia kerja pada Agustus 2025, sebanyak 154 juta orang di antaranya merupakan angkatan kerja. Dengan demikian tingkat partisipasi angkatan kerja mencapai 70,59 persen, di mana sebanyak 7,46 juta orang atau 4,85 persen dari total angkatan kerja pada bulan Agustus 2025 merupakan pengangguran.
"Jumlah pengangguran tersebut menurun sebanyak 4.092 orang dibandingkan di bulan Agustus tahun 2024. Proporsi pekerja penuh dan tingkat setengah pengangguran mengalami penurunan," pungkasnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
