
Mendag Budi Santoso (kiri) menyerahkan penghargaan Primaniyarta Lifetime Achievement Award pada Vice President Director PT TMMIN Bob Azam (kanan). (Agfi/Jawapos)
JawaPos.com - Pelaku industri berbasis ekspor terus memperluas peran industri kecil dan menengah (IKM) serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satunya, dilakukan oleh PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) dalam rantai pasok otomotif nasional.
Perluasan peran UMKM menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat ekosistem industri dalam negeri sekaligus menyiapkan pelaku usaha lokal menghadapi transisi menuju kendaraan elektrifikasi dan energi berkelanjutan.
"Sekarang sudah mulai kita bina beberapa IKM yang terlibat, supaya mereka bisa mengadopsi teknologi baru dan menjadi bagian dari ekosistem otomotif masa depan," ujar Wakil Presiden Direktur PT TMMIN Bob Azam, Rabu (15/10).
TMMIN baru saja diganjar penghargaan Primaniyarta Lifetime Achievement Award dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia atas kontribusi Toyota dalam mendorong ekspor industri otomotif nasional selama lebih dari 30 tahun.
Menurut Bob, penguatan rantai pasok tidak hanya dilakukan di dalam negeri, tetapi juga melalui kolaborasi lintas negara. Toyota tengah menjajaki kerja sama antara UMKM Indonesia dan UMKM Jepang yang tergabung dalam jaringan rantai pasok global.
"Nantinya, UMKM di Indonesia bisa menjadi partner bagi UMKM Jepang. Dengan begitu, kapasitas mereka meningkat, efisiensi terbangun, dan daya saing ekspor semakin kuat," ujarnya.
Dia menilai peran UMKM tidak hanya penting dalam rantai pasok otomotif, tetapi juga sebagai jembatan antara industri kecil dan pasar ekspor. ”Fungsi otomotif itu bukan hanya untuk kebutuhan industri besar, tapi juga sebagai jembatan bagi industri kecil agar bisa menembus pasar global,” urai Bob.
Seiring dengan perluasan pasar ekspor, TMMIN juga berupaya mendorong peran pelaku industri komponen lokal, yang sebagian besar berasal dari sektor UMKM. Toyota Indonesia telah mengekspor tiga juta unit kendaraan utuh ke berbagai negara sejak debutnya pada 1980-an, dengan tingkat kandungan lokal mencapai 80 persen.
"Pasar ekspor menjadi komplementer pasar domestik yang mengalami penurunan signifikan," ujar Bob.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sepanjang Januari–September 2025, Toyota mengekspor 218.162 unit kendaraan utuh, atau sekitar 57 persen dari total ekspor otomotif nasional yang mencapai 384.382 unit.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022