
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bersama Menteri PKP Maruarar Sirait. (Istimewa)
JawaPos.com - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan dukungannya terhadap program 3 juta rumah yang menjadi prioritas dalam era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Purbaya mengaku, dukungannya ini dilakukan tak lain demi mengejar pertumbuhan ekonomi mencapai 6 persen pada Kuartal IV-2025. Salah satu alasan lainnya, capaian itu akan menjadi bukti bahwa dirinya merupakan menteri keuangan yang jago.
"Programnya jalan, ekonomi tumbuh lebih cepat. Mungkin harusnya di Kuartal IV ini bisa capai 5,5 persen. Dan kalau lebih dekat lagi, mungkin mendekati 6 persen. Saya kejar, supaya saya berbukti Menteri Keuangan yang jago," tutur Purbaya usai bertemu Menteri PKP Maruarar Sirait, kemarin.
Kendati begitu, Purbaya mengaku masih belum menghitung kontribusi perumahan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Namun, ia meyakini ketika sektor perumahan digerakkan maka tidak hanya 3 juta rumah yang akan dibangun, tetapi juga ada 4 juta semen yang akan terjual.
Bahkan ia optimistis bahwa dampak dari program 3 juta rumah itu bisa membuat ekonomi RI tembus mencapai 5,7 persen. Dengan ekonomi yang membaik, ia mengatakan dirinya bakal mendapat hadiah juga dari Presiden Prabowo Subianto.
"Rumah itu dianggap investasi, jadi segala sisi naik semua. Saya nggak tahu, saya ngibul kalau gitu. Tapi, saya yakin kalau programnya jalan, 5,6 atau 5,7 sambil tidur, saya bisa dapat. Katanya Presiden, kalau tumbuhnya di atas rumah 5,5 saya dapat hadiah," jelasnya.
Purbaya menyebut, hadiah itu akan diperoleh jika dirinya berhasil membuat ekonomi lebih baik dalam waktu 1 sampai 2 kuartal saja. Enggan menyebut hadiahnya apa, tetapi Purbaya mengaku ekonomi yang membaik akan selaras dengan kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera ke depan.
"Kita coba balikin ekonomi. Kalau ekonomi balik ke depan, Cuma 1 sampai 2 triwulan, saya dapat hadiah, katanya. Tapi enggak, yang penting itu ekonomi kita lebih baik, rakyat hidupnya lebih sejahtera ke depan, Indonesia cerah gitu," ujar Purbaya.
Itu sebabnya, kata dia, Kemenkeu sangat mendukung program-program seperti halnya 3 juta rumah. Ia menegaskan kehadirannya bertemu dengan Menteri PKP Maruarar Sirait bukan untuk mengambil anggaran, tetapi memintanya untuk bekerja.
"Jadi program-program seperti ini akan saya dukung sepenuhnya. Jadi saya ini bukannya mau mengambil duit, saya paksa kerja, biar saya untung," tukasnya.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
