
Ilustrasi karyawan PT United Tractors Tbk dengan latar belakang sejumlah alat berat. (Istimewa)
JawaPos.com - PT United Tractors Tbk. (UNTR), menargetkan tambang emas terbarunya di Blok Doup akan mulai berproduksi mulai 2028. Menurut Investor Relations UNTR, Ari Setiawan, proses akuisisi PT Arafura Surya Alam (ASA), yang mengelola tambang emas tersebut, saat ini berada pada tahap perjanjian jual beli saham bersyarat (CSPA).
UNTR berharap dapat menyelesaikan transaksi akuisisi paling lambat 24 Desember 2025. Setelah akuisisi selesai, UNTR akan membangun pabrik pengolahan dan infrastruktur pendukungnya. Adapun rencana akuisisi ini sejalan dengan strategi diversifikasi bisnis UNTR, khususnya di sektor mineral.
"Kami harapkan tahun 2028 sudah dapat berproduksi," ujar Ari dalam acara Workshop Wartawan United Tractors di Jakarta, Kamis (25/9/).
Jika sudah mulai beroperasi, Tambang Emas Doup diperkirakan akan meningkatkan kapasitas produksi emas UNTR secara konsolidasi. Saat ini, kontribusi utama lini bisnis emas UNTR masih berasal dari Tambang Emas Martabe yang dikelola PT Agincourt Resources serta Tambang Emas Sumbawa yang dioperasikan PT Sumbawa Jutaraya.
Ari menjelaskan, UNTR berencana membangun pabrik pengolahan dengan kapasitas sekitar 3 juta ton per tahun. Dari pabrik ini, produksi emas ditargetkan mencapai 140.000 hingga 155.000 ons.
"Diharapkan juga tahun 2028 sudah memberikan kontribusi (pendapatan). Berapa besar? Sangat bergantung dari harga emas ya," tambahnya.
Dengan adanya kontribusi dari Blok Doup, produksi emas UNTR diperkirakan akan naik 1,5 kali lipat pada 2028. Akuisisi Blok Doup ini sejalan dengan strategi diversifikasi UNTR untuk menyeimbangkan portofolio perusahaan. Seluruh dana akuisisi pun akan berasal dari kas internal perusahaan.
Sebagai informasi, PT United Tractors Tbk (UNTR) telah mengakuisisi perusahaan tambang emas di Sulawesi Utara, yakni PT Arafura Surya Alam (ASA). Akuisisi itu diresmikan melalui penandatanganan pada 12 September 2025.
“Jadi di September 2025 ini baru ini di tanggal 12 September, Perseroan telah menandatangani untuk mengakuisisi PT Arafura Surya Alam (ASA) sebuah perusahaan pertambangan emas,” kata Finance Director United Tractors Vilihati Surya dalam Astra Media Day 2025 di Jakarta, Selasa.
Berdasarkan keterbukaan informasi, akuisisi ini dilakukan oleh anak usaha UNTR, yakni Danusa Tambang Nusantara (DTN), dengan melakukan penandatanganan perjanjian Jual Beli Bersyarat dengan PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB).
Perjanjian tersebut meliputi pembelian 99,99996 persen saham ASA. Yang berarti, UNTR mengakuisisi hampir seluruh saham ASA dari PSAB.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Hasil Piala Presiden: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya 1-1, Lanjut ke Extra Time!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Senpi hingga Narkoba di Sekolah Swasta di Jaksel Ternyata Milik Eks Ketua Yayasan
