
Tambang emas di Republik Afrika Tengah runtuh dan menewaskan lebih dari 100 orang. (Al-Jazeera)
JawaPos.com - Lebih dari 100 orang tewas setelah tambang emas tradisional runtuh di Zamboye, Republik Afrika Tengah (CAR), dekat perbatasan Kamerun. Jumlah korban diperkirakan masih bertambah karena sejumlah penambang diduga tertimbun reruntuhan.
Peristiwa itu terjadi pada Selasa (18/8) waktu setempat di Desa Zamboye, sekitar 50 kilometer dari Baboua, Republik Afrika Tengah, dan hanya beberapa kilometer dari Garoua-Boulai di wilayah timur Kamerun. Operasi pencarian dan penyelamatan masih berlangsung di lokasi.
Gervais Ganagoroh, relawan Palang Merah yang terlibat dalam upaya penanganan korban, mengatakan lebih dari 100 jenazah telah ditemukan dari lokasi tambang yang ambruk.
Baca Juga:Tuntaskan Modernisasi di Indonesia, GMF Perpanjang Usia Pakai Pesawat C-130 Hercules 15-20 Tahun
Dilansir via Al-Jazeera, seorang pejabat senior asosiasi pertambangan setempat juga mengkonfirmasi kepada Reuters bahwa sedikitnya 100 orang kehilangan nyawa. Jumlah tersebut turut dikonfirmasi sejumlah sumber lokal kepada AFP.
Namun, angka korban belum final. Pejabat kota Bertrand Be Yangue mengatakan masih ada orang yang hilang atau terjebak di bawah timbunan tanah dan bebatuan.
"Menemukan mereka hidup-hidup akan menjadi sebuah keajaiban. Kami sedih dan patah hati melihat pria dan wanita muda binasa setelah datang ke tambang untuk menyelamatkan keluarga mereka dari keputusasaan," kata Yangue.
Besarnya korban jiwa membuat tragedi ini kembali menyoroti bahaya pertambangan emas skala kecil di Republik Afrika Tengah. Banyak penambang bekerja di lokasi yang berada di luar pengawasan pemerintah dengan perlindungan keselamatan yang terbatas.
Souleymane Bi, wakil wali kota Prefektur Nana-Mambere, menggambarkan kejadian tersebut sebagai bencana besar. "Ini mengerikan ... Dan kami meminta bantuan dari organisasi dan semua orang yang berniat baik untuk membantu," ujarnya.
Jaksa Baboua menyebut longsor diduga dipicu oleh runtuhnya beberapa terowongan bawah tanah yang tengah digunakan para penambang. Pemerintah kemudian membuka penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kecelakaan.
"Pada tahap ini, sulit bagi kita untuk menetapkan tol formal," kata pejabat lokal Baboua, Laurent Ngon Baba, kepada AFP sebelum jumlah korban terkonfirmasi melewati 100 orang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Alaves: Momentum Tuan Rumah Bangkit!
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
