Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 13 September 2025 | 03.51 WIB

BCA Pastikan Rekening Dana Nasabah Aman, Isu Pembobolan Rp 70 Miliar Tidak Benar

Ilustrasi BCA.

 

JawaPos.com – PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) akhirnya buka suara soal kabar terkait pembobolan Rekening Dana Nasabah (RDN) yang biasa digunakan untuk investasi. 

Dalam informasi yang beredar disebutkan RDN yang dibobol mencapai Rp 70 miliar. Namun, BCA memastikan informasi tersebut tidak benar. 

"Terkait informasi yang beredar bahwa terjadi kebobolan dana di sistem BCA, dengan nilai kerugian sebesar Rp70 miliar, dapat kami sampaikan bahwa Informasi tersebut tidak benar," kata EVP Corporate Communication and Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn dalam keterangannya, Jumat (12/9). 

Lebih lanjut, Hera memastikan bahwa sistem RDN di BCA dalam kondisi aman. Bahkan, pihaknya menjamin tidak ada kerugian finansial terjadi dari kabar yang telah beredar itu. 

"Dapat kami pastikan bahwa sistem di BCA aman, dan tidak ada kerugian finansial yang dialami nasabah," lanjutnya. 

Selain itu, BCA menyampaikan dukungan terhadap perusahaan sekuritas untuk melakukan investigasi lebih lanjut. Dengan adanya kabar ini, pihaknya pun berkomitmen akan melakukan koordinasi dan kerja sama dengan seluruh otoritas terkait. 

"Saat ini, BCA sedang mendukung perusahaan sekuritas untuk melakukan proses investigasi mendalam dan kami berkomitmen bekerja sama dengan seluruh pihak terkait, termasuk otoritas," ungkapnya. 

Di sisi lain, BCA juga berkomitmen untuk terus melakukan pengamanan data nasabah sesuai dengan standar dan keamanan yang berlapis. "Serta mitigasi risiko yang diperlukan untuk menjaga keamanan data dan transaksi digital nasabah," pungkasnya. 

Sebelumnya beredar kabar bahwa rekening dana nasabah (RDN) milik PT Panca Global Sekuritas di PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) terdapat aktivitas mencurigakan pada Selasa, 9 September 2025. Rekening khusus bagi investor dan perusahaan sekuritas itu tiba-tiba terjadi penarikan dana secara berulang dalam durasi singkat. 

Bahkan manajemen perusahaan sekuritas itu menyampaikan pengalihan dana terjadi di luar tujuan, yaitu transaksi di pasar modal. Adapun nilai dana yang disebut dibobol merugikan nasabah mencapai Rp 7 miliar.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore