Pengelola KEK Galang Batang George Santos. (Istimewa)
JawaPos.com - Jaminan keamanan menjadi kunci utama dalam investasi. Kondisi itu sangat terasa di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri).
Pengelola KEK Galang Batang George Santos menuturkan, KEK Galang Batang memiliki peran strategis bagi pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bintan dan Kepri. Pertumbuhan ekomomi itu dipengaruhi adanya jaminan keberhasilan investasi. Di antaranya jaminan keamanan dan kemudahan perizinan dari pemerinta di kawasan yang menjadi pusat investasi.
Menurut dia, investor lebih tertarik pada destinasi investasi yang menawarkan kawasan yang aman dan terlindungi dari risiko yang tidak perlu. "Kunci penting dalam berinvestasi adalah adanya jaminan keamanan, kemudahan perizinan dan regulasi dari pemerintah. Itu semua dapat meningkatkan kepercayaan investor untuk berinvestasi dan menjaga kelangsungan investasi jangka panjang," beber Santos kepada JawaPos.com dalam keterangannya yang diterima Jumat (5/9).
Dia menyebut, lebih dari 60 persen tenaga kerja di KEK Galang Batang merupakan warga lokal Bintan. Kondisi itu berkontribusi menurunkan angka pengangguran terbuka dari 8,21 persen pada 2021 menjadi 4,53 persen pada 2024.
Hal tersebut membuktikan bahwa KEK Galang Batang memiliki peran strategis dalam pertumbuhan ekonomi dan pengentasan kemiskinan di Kabupaten Bintan. Sebagaimana diketahui, KEK Galang Batang diresmikan beroperasi pada 8 Desember 2018 dan terus memberikan kontribusi bagi daerah.
"Dari sisi ekonomi, KEK Galang Batang menyerap puluhan ribu tenaga kerja lokal serta meningkatkan nilai investasi. Dan dari sisi sosial, kami sangat mendukung program pendidikan, pelatihan dan keterampilan, hingga bantuan sosial bagi masyarakat," terang George Santos.
George Santos juga menambahkan, keberhasilan KEK Galang Batang harus mampu menghadirkan kesejahteraan bersama. Perusahaan semakin berkembang, Pemerintah Daerah semakin kuat dan masyarakat Bintan dan Kepri semakin sejahtera.
"Kesuksesan kita di KEK Galang Batang harus menghadirkan shared prosperity. Ini merupakan wujud dari tanggung jawab bersama dalam mendukung pembangunan daerah," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, George Santos menyampaikan bahwa aktivitas industri di KEK Galang Batang terus mengalami perkembangan yang signifikan, dengan fokus pada industri hilirisasi bauksit menjadi alumina.
"Kami juga terus meningkatkan aktivitas industrinya, dengan pembangunan smelter alumina berkapasitas besar dan semakin berkembang. Dalam tiga tahun ke depan, investasi akan mencapai Rp 50 triliun dan akan mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi 20.000 orang, baik pekerja dari Bintan sebagai prioritas maupun dari luar pulau,” terang Santos.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
